Pilu di Atas Pusara Widia, Korban Tertimbun Longsor yang Sedang Berulang Tahun ke-15

3 hours ago 4

Sekelompok pelajar yang masih menggunakan seragam lengkap terlihat jongkok melingkar di makam temannya yang menjadi korban longsor, di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Senin (2/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sekelompok pelajar yang masih menggunakan seragam lengkap terlihat jongkok melingkar di sebuah makam di Babakan RT 05/11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Senin (2/2/2026). Mereka sedang mengantar temannya, Widia Dwi Aryanti (15 tahun) ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Widia meninggal dunia usai tertimbun longsor pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Duka mendalam begitu dirasakan teman-temannya karena sudah kehilangan sosok yang begitu baik dan periang.

Di sela menabur bunga dan berdoa di atas pusara Widia yang telah berpulang, mereka sudah tak mampu lagi menyembunyikan kesedihan. Mereka tak menyangka temannya itu menjadi bagian dari korban tertimbun longsor bersama puluhan warga lainnya.

"Iya pastinya sedih banget, enggak nyangka juga. Widia orang baik, seru," tutur Sabrina (14), salah seorang teman almarhum, Senin (2/2/2026).

Widia merupakan siswi kelas VIII di MTs Al Amin di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Sabrina yang merupakan teman sekelas korban masih mengingat betul terakhir kali pertemuan mereka pada Jumat (23/1/2026). Di hari itu, Widia tepat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15.

Namun belum genap sehari usianya 15 tahun, bencana longsor dari kaki Gunung Burangrang itu menerjang tiga kampung yakni Pasirkuning, Pasirkuda, dan Babakan. Puluhan rumah dan penghuninya tertimbun material longsor berupa tanah, air, hingga batu yang meluncur deras.

"Tanggal 23 Januari hari Jumat itu Widia ulang tahun yang ke-15. Jadi enggak nyangka aja itu jadi ulang tahun terakhirnya," ujar Sabrina.

Ia mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Widia pada Jumat (23/1/2026) malam. Dalam percakapan via WhatsApp itu, mereka membahas seputar aktivitas yang akan dilakukan selama bulan suci Ramadhan. Namun pada Sabtu (24/1/2026), Sabrina mendapat informasi Widia menjadi bagian korban tertimbun longsor.

"Jumat sebelum ada bencana longsor malamnya komunikasi. Soal rencana mau ngabuburit, buka bersama," ujar Sabrina.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research