BSI Usung Konsep Bank Emas, Perkuat Dua Engine Bisnis Syariah

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan diri sebagai bank emas pertama di Indonesia, menggabungkan perbankan syariah dengan bisnis bullion bank sebagai dua engine utama. Penegasan ini menjadi sorotan utama dalam perayaan Milad ke-5 BSI di BSI Tower, Jakarta Senin (2/2/2026).

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan spirit “bank emas” bukan sekadar jualan emas batangan, melainkan posisi yang mencerminkan ketangguhan, kemuliaan, dan ekosistem layanan yang mudah, aman, serta sesuai syariah.

“Kami tahun ini menegaskan bahwa Bank Syariah Indonesia memiliki spirit sebagai bank emas. Proposisi kita adalah bank emas. Karena selain kita bank syariah, kita juga adalah bullion bank yang pertama,” kata Anggoro.

Anggoro menjelaskan tujuan utama pengembangan dua engine bisnis itu adalah memberikan layanan syariah yang lengkap kepada masyarakat. BSI, lanjut Anggoro, ingin memastikan bisnis di Bank Syariah Indonesia punya dua engine. 

Engine pertama adalah perbankan syariah, yang kedua adalah bullion bank. Tujuannya cuma satu, agar masyarakat bisa merasakan layanan bank syariah secara lengkap. Tidak hanya bank syariah, tapi juga emas,” tuturnya.

Dalam sambutan internalnya kepada segenap karyawan BSI, Anggoro memperjelas bahwa “emas” bukan hanya produk investasi logam mulia, melainkan simbol persepsi positif yang ingin dibangun.

“Emas itu adalah produk investasi atau logam mulia. Orang melihat sebagai sebuah produk yang unggul, investasi yang unggul, tangguh. Kita (BSI) ingin waktu kita (BSI) mendeklarasikan bank syariah ini sebagai bank emas, orang punya persepsi yang mudah. Bahwa emas itu sebuah komoditas yang mulia, yang tangguh. Jadi BSI adalah bank yang tangguh. Bukan semata-mata kita jualan emas,” jelasnya.

Ia menambahkan, emas secara internal juga mewakili kepanjangan Ekosistem Mudah Aman Syariah, sementara secara eksternal menjadi gerakan untuk membangun persepsi BSI sebagai bank yang tangguh dan mulia.

Tema Milad “Langkah Emas untuk Generasi Emas” sejalan dengan nilai inti empati, melayani, antusias, sepenuh hati. 

“Sebagai bank emas (bullion bank) syariah pertama di Indonesia, BSI menjadikan momen hari jadi ke-5 ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang berkelanjutan,” tambah Anggoro.

Anggoro juga menekankan reposisi ini harus diikuti perbaikan nyata, terutama customer experience di cabang dan digital, serta penguatan integritas tanpa toleransi fraud, agar pantas berada di “liga baru” bersama bank-bank besar. Ia pun berharap BSI terus tumbuh sebagai bank syariah modern yang reliable, inklusif yang dilengkapi layanan emas terintegrasi, sesuai amanah dari masyarakat.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research