Kemenangan Emosional dan Pidato Berani Billie Eilish di Grammy Awards 2026

3 hours ago 2

Penyanyi-penulis lagu Billie Eilish menghadiri karpet merah untuk upacara penghargaan Grammy Awards ke-68 di Crypto.com Arena di Los Angeles, California, AS, 1 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Billie Eilish kembali meraih Grammy di kategori bergengsi Song of the Year untuk lagu akustistik melankolisnya "Wildflower". Kemenangan ini menjadi yang ketiga untuk Eilish di kategori tersebut, setelah menang pada 2020 lewat "Bad Guy" dan pada 2024 untuk kontribusinya di soundtrack Barbie, "What Was I Made For?".

Dalam pidato kemenangannya, Eilish bersama Finneas, sang kakak yang juga merupakan kolaborator di lagu ini, menyoroti situasi politik di Amerika Serikat. "Tidak ada seorang pun yang ilegal di tanah curian," kata Eilish seperti dilansir laman The New York Times, Senin (2/2/2026).

Di kategori Song of the Year, Eilish mengalahkan nominasi lain, termasuk dua duet Rose Blackpink bersama Bruno Mars, dan Kendrick Lamar dengan SZA. Nominasi lainnya berasal dari Lady Gaga, Sabrina Carpenter, Bad Bunny, Doechii, serta Huntr/x, grup gadis fiksi yang menjadi pusat cerita animasi Netflix "KPop Demon Hunters".

Pada Grammy 2026, Eilish juga turut memprotes tindakan Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Minneapolis, Minnesota, dan di seluruh AS. Penyanyi itu menambahkan pin bertuliskan "ICE Out" pada busana kustom karya Hodakova saat tampil di karpet merah pada Ahad (1/2/2026) malam di Los Angeles.

Pin ini juga dikenakan oleh banyak musisi lain yang hadir di Grammy termasuk Justin Bieber dan Hailey Bieber, Kehlani, serta lainnya. "Wildflower" pertama kali dirilis dalam album Eilish tahun 2024, Hit Me Hard and Soft, sebelum dilepas sebagai single pada tahun lalu. Lagu ini sempat menempati posisi puncak nomor 17 di tangga lagu. Menurut kritik The Times, lagu ini termasuk salah satu trek album yang paling tenang dan menyayat hati.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research