Gubernur Lampung: Pelabuhan Panjang untuk Arus Balik Opsi Cadangan

22 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pengaktifan kembali Pelabuhan Panjang di arus balik Lebaran 2025 merupakan opsi cadangan bila terjadi kepadatan.

"Sepertinya kami akan melakukan skenario yang sama saat arus balik kali ini, serupa dengan saat arus mudik kemarin dalam mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pemilir," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Rabu (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pengaturan arus lalulintas dari Jalan Tol Trans Sumatera, dan digunakannya tiga pelabuhan penyeberangan di Lampung seperti saat arus mudik akan tetap dilakukan.

"Dan untuk skenario cadangan juga sudah disiapkan seandainya ada kemacetan atau membeludaknya kendaraan saat arus balik, salah satunya dengan mengaktifkan Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan alternatif," katanya.

Dia melanjutkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta pemantauan selama arus balik berlangsung, terutama saat puncak arus balik pada 7-8 April 2025.

"Teknis pelaksanaan nanti akan dilakukan oleh tim yang ada di lapangan, tapi memang pengaktifan Pelabuhan Panjang hanya jadi opsi cadangan. Sebab di Pelabuhan Ciwandan hanya bisa digunakan di malam hari, sehingga kami akan lihat dahulu untuk aktivasi Pelabuhan Panjang terkait ini," ucap dia.

Menurut dia, Menteri Perhubungan telah mengunjungi Pelabuhan Bakauheni pada Senin (31/3), untuk mengevaluasi pelaksanaan arus mudik dan untuk mengatur skema di arus balik.

"Memang ada beberapa hal yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan, seperti perlu mempersiapkan dan diperbaikinya beberapa cara agar arus pemudik di arus balik ini lancar bisa berjalan dengan sempurna," tambahnya.

Siapkan tiga pelabuhan

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan ada tiga pelabuhan utama yang disiapkan untuk arus balik lebaran pemudik yang disiapkan sebagai langkah kontigensi jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan.

"Ketiganya adalah Pelabuhan Bakauheni, Bandar Bakau Jaya (BBJ) Muara Pilu, Bakauheni dan Pelabuhan Wika Beton di Desa Sumur, Bakauheni,"kata Dudy.

Kemudian untuk jumlah kapal yang disiapkan untuk arus balik lebaran mencukupi kebutuhan pemudik, lanjutnya, sebanyak 67 armada kapal disiagakan, dengan sekitar 40 kapal dioperasikan secara aktif.

"Kami berharap, pengelolaan arus balik lebaran di Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak dapat berjalan lancar sebagaimana yang terjadi saat arus mudik. Hal ini agar masyarakat dapat kembali ke Pulau Jawa dengan aman dan nyaman," ungkapnya.

Dudi menyatakan, berbagai langkah strategis telah disiapkan guna memastikan kelancaran arus balik lebaran, termasuk penerapan delaying system dan buffer zone yang ditempatkan di beberapa titik rest area jalan tol ruas Bakauhen dan lokasi strategis di jalur non tol (Arteri Jalinsum).

Ia menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang dilakukan di Pelabuhan Bakauheni, dan berharap penyelenggaraan arus balik lebaran dapat berjalan dengan baik. Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan arus kendaraan dengan sistem terstruktur, agar tidak terjadi kepadatan di Pelabuhan.

"Langkah teknis seperti pengaturan kantong-kantong parkir, delaying system dan alur lalu lintas yang lebih tertata, menjadi faktor kunci dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

(fra/antara/zai/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research