Polisi Berlakukan One Way di Puncak, Contraflow di Tol Jagorawi

19 hours ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 03 Apr 2025 09:47 WIB

Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, pada Kamis (3/4) pagi. Kendaraan memadati jalur wisata Puncak di Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, pada H+4 Idulfitri 1446 H, Kamis (3/4) pagi.

One way diterapkan dari arah Jakarta menuju Puncak.

"Saat ini jalur wisata puncak sedang diberlakukan sistem one way dari arah Jakarta menuju Puncak," dikutip dari unggahan di akun instagram resmi Korlantas Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan itu, turut disampaikan penerapan skema one way bersifat situasional.

"Pengendara diimbau untuk melakukan jaga jarak aman serta perhatikan batas kecepatan saat berkendara. Selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo E-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan," dikutip dari unggahan tersebut.

Sementara contraflow juga diberlakukan di Tol Jagorawi arah Puncak.

"Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada masa libur Lebaran 2025/1446H, atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 05.30 WIB," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun di Jakarta.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.

Pengguna jalan juga diimbau untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H2 libur Idul Fitri 1446H/Lebaran 2025 yang jatuh pada periode Jumat-Selasa (21 Maret 2025-1 April 2025).

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 28,1 persen jika dibandingkan dengan lalin normal (1.692.140 kendaraan) dan naik 0,6 persen dari lalin Lebaran 2024 pada periode yang sama (2.154.173 kendaraan).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 1.208.651 kendaraan (55,8 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 537.347 kendaraan (24,8 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 421.704 kendaraan (19,4 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

(yoa/antara/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research