Donald Trump Bikin Pasar Kripto Geger, 25 Kategori Kompak Anjlok

20 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar kripto secara kompak berada di zona berada Berdasarkan 25 kategori yang ada. Hal ini terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan soal tarif dagang dengan mitranya.

Dilansir dari coinmarketcap.com, pada hari ini 3 April 2025 pukul 07:18 WIB, Bitcoin turun 2,48% ke angka US$83.087 dalam 24 jam terakhir. Begitu pula dengan Ethereum yang tertekan 4,49%.

Selain itu, koin Solana dan Dogecoin masing-masing mengalami depresiasi sebesar 5,85% dan 4,83% dalam 24 jam terakhir. Lebih lanjut, berdasarkan laman coinglass.com, keseluruhan kategori mengalami pelemahan secara serempak.

Kategori DeFAI ambles dengan penurunan sebesar 10,15%, diikuti dengan AI Agents yang ambruk sebesar 8,94%. Begitu pula di posisi ketiga ditempati oleh kategori Binance Smart Chain yang mengalami koreksi sebesar 7,77%.

Trump Umumkan Tarif Balasan

Trump mengumumkan langkah-langkah soal tariff perdagangan pada 2 April 2025 dan pasar global telah menunjukkan volatilitas sebagai respons terhadap kebijakan tarif sebelumnya. Para ahli kini mengamati dampak keputusan ini terhadap ekonomi dan aset digital.

Sebagai informasi, Trump mengatakan pada Rabu bahwa ia akan memberlakukan tarif dasar 10% pada semua impor ke AS, serta tarif yang lebih tinggi untuk puluhan negara lainnya, termasuk beberapa mitra dagang terbesar AS. Langkah ini semakin memperdalam perang dagang yang telah mengguncang pasar global dan membingungkan sekutu AS.

Kebijakan tarif yang luas ini akan menciptakan hambatan baru bagi ekonomi konsumen terbesar di dunia, membalikkan puluhan tahun liberalisasi perdagangan yang telah membentuk tatanan global. Para mitra dagang diperkirakan akan merespons dengan tindakan balasan, yang berpotensi menyebabkan lonjakan harga secara drastis untuk berbagai barang, mulai dari sepeda hingga anggur.

Impor dari China akan dikenakan tarif 34%, ditambah dengan 20% tarif sebelumnya, sehingga total beban pajak baru mencapai 54%. Sekutu dekat AS juga tidak luput dari kebijakan ini, termasuk Uni Eropa, yang akan menghadapi tarif 20%, serta Jepang, yang dikenakan tarif sebesar 24%.

Kripto Capai Titik Terendah?

Menurut Aurelie Barthere, analis riset utama di Nansen, menekankan bahwa suasana dalam pembicaraan perdagangan akan menjadi faktor utama dalam menentukan kapan pasar kripto mencapai titik terendahnya atau tidak. Penelitian Nansen memperkirakan kemungkinan 70% bahwa harga kripto akan mencapai titik terendah antara sekarang hingga Juni.

Saat ini, Bitcoin dan Ethereum masing-masing diperdagangkan 15% dan 22% di bawah harga tertinggi mereka tahun ini. Dengan pasar kripto dan keuangan tradisional yang masih stagnan, investor tetap berhati-hati. Bitcoin telah berkonsolidasi dalam kisaran US$82.000 - US$85.000, menunjukkan pergerakan terbatas setelah fase penyesuaian pada kuartal pertama. Para trader mencari breakout di atas US$84.500 sebagai sinyal momentum positif. Sementara itu, level US$82.000 berfungsi sebagai support, dengan potensi kenaikan hingga US$86.500 atau bahkan US$90.000 jika sentimen membaik.

Kendati pasar berhati-hati, Crypto Fear & Greed Index tetap di atas level "extreme fear" untuk sesi ketiga berturut-turut. Ini menunjukkan adanya sedikit peningkatan dalam sentimen pasar, meskipun investor masih ragu untuk melakukan investasi besar dalam kondisi yang tidak pasti. Akibatnya, banyak yang memilih pendekatan "wait and see", menunggu kejelasan sebelum melakukan langkah besar.

Volatilitas di pasar kripto dan keuangan tradisional semakin menegaskan keterkaitan antara keduanya dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Seiring dengan kelanjutan negosiasi tarif AS, investor berharap adanya resolusi yang dapat memberikan kepastian bagi pasar. Barthere meyakini bahwa setelah bagian tersulit dari pembicaraan perdagangan selesai, pasar kripto akhirnya dapat melihat jalur pemulihan yang lebih jelas, menandai kemungkinan titik terendah bagi Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lainnya.

Kesimpulannya, ketegangan perdagangan terus membentuk sentimen investor, dan hasil negosiasi ini kemungkinan akan menjadi faktor penentu arah pasar kripto dalam beberapa bulan mendatang.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(rev/rev)

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research