Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria Jepang berhasil bertahan hidup dengan memanfaatkan kupon barang gratis meski memiliki banyak karta. Pemilik nama Hiroto Kiritani itu bahkan dijuluki God of Freebies atau Dewa Barang Gratis.
Melansir South China Morning Post, Kiritani mengatakan bahwa kupon tersebut ia dapatkan dari perusahaan tempatnya berinvestasi selama bertahun-tahun.
Pria berusia 75 tahun itu memulai kariernya sebagai pemain shogi profesional (Catur Jepang), dan terjun ke dunia saham ketika berusia 35 tahun. Ia berhasil mengumpulkan 100 juta yen pertamanya di pasar saham.
Pada pertengahan 2024, kekayaannya telah membengkak hingga hampir 600 juta yen atau sekitar Rp 60 miliar (asumsi kurs Rp103/yen).
Meski kaya raya, Kiritani menjalani gaya hidup sangat hemat. Bahkan, ia hanya mengenakan pakaian sederhana, menghindari merek mewah, dan bepergian hanya dengan sepeda, yang diperolehnya dengan kupon. Ruang tempat tinggalnya lebih menyerupai gudang yang berantakan daripada rumah mewah.
Transformasi Kiritani yang mengandalkan hidup dengan barang gratisan dimulai setelah ia kehilangan 200 juta yen dalam kejatuhan pasar saham tahun 2008. Setelah itu, ia bertekad untuk tidak membuang-buang uang lagi. Ia dengan cermat mulai mengumpulkan kupon dan keuntungan pemegang saham dari lebih dari 1.000 perusahaan tempat ia memegang saham, termasuk di sektor makanan, pakaian, dan hiburan.
Jadwal hariannya adalah berpacu dengan waktu untuk menebus kupon sebelum kedaluwarsa.
Kehidupan hari-hari Kiritani dimulai lebih awal saat ia melaju kencang di jalanan kota Tokyo dengan sepeda yang dibelinya dari kupon, mengunjungi restoran untuk mendapatkan makanan gratis.
Kiritani mengklaim bahwa ia mendapatkan akses ke semua hal yang dibutuhkannya dengan kupon, termasuk pusat kebugaran, tiket bioskop, layanan sauna, karaoke dan roller coaster secara gratis.
Ia menerima lebih dari 300 voucher film setiap tahun dan dapat menonton hingga 140 film setiap tahunnya, melampaui jumlah kritikus film profesional.
Namun, ia sering tidak tahu tentang film-film tersebut, dan hanya merasa bahwa kursi teater membantunya tidur.
Kiritani memiliki filosofi untuk memaksimalkan semua kupon yang dia miliki.
Gaya hidupnya yang tidak konvensional ini telah mengubahnya menjadi viral dan disorot berbagai media. Kiritani pun telah menulis buku dan tampil di TV untuk berbagi kiat-kiatnya tentang hidup hemat, yang menginspirasi kaum muda untuk memanfaatkan sumber daya mereka sebaik-baiknya.
Kisahnya, seperti dilaporkan media WeMedia China, Ins Daily, berhasil menghibur dan mengejutkan netizen.
"Dipaksa berolahraga karena kupon gym gratis benar-benar membuat saya tertawa," kata warganet.
"Perusahaan-perusahaan China harus belajar dari ini. Jika harga saham turun, setidaknya tawarkan kupon sebagai keuntungan bagi pemegang saham!," ungkap warganet lainnya.
(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pelatih Jepang Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Akan Sulit
Next Article Termasuk Pakai HP Butut, 6 Tips Frugal Living Ala Warren Buffett