REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menggelar Open Visit UPI 2026, di Gedung Gymnasium UPI Kampus Bumi Siliwangi, akhir pekan lalu.
Kegiatan ini digelar, sebagai sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 serta memberikan pemahaman yang komprehensif kepada calon mahasiswa mengenai pilihan program studi, lingkungan akademik, serta sistem pendidikan di UPI.
Menurut Rektor UPI, Prof Dr H Didi Sukyadi, MA, pihaknya sangat senang karena masyarakat sangat antusias terhadap kegiatan ini.
Hal tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang telah melakukan registrasi tercatat lebih dari 6.000 orang. Jadi, untuk menjaga kenyamanan dan efektivitas layanan, peserta dibagi ke dalam beberapa sesi, dengan sekitar 1.500 orang pada setiap sesi.
“Alhamdulillah, tingkat antusiasmenya sangat tinggi. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada para peserta, sehingga mereka mampu menentukan pilihan terbaik untuk masa depan mereka,” ujar Prof Didi.
Ia menegaskan, meskipun UPI secara kapasitas memiliki gedung baru dan dosen-dosen baru, jumlah penerimaan mahasiswa saat ini masih mengikuti arahan kementerian. Yakni, sekitar 12 ribu mahasiswa per tahun untuk jenjang S1, S2, dan S3.
Namun, melalui Open Visit, UPI berupaya memastikan calon mahasiswa yang mendaftar adalah mereka yang benar-benar berminat, memahami sistem akademik, sistem pembiayaan, serta nilai-nilai Tridharma Perguruan Tinggi yang diusung UPI.
“Keberlanjutan UPI sangat bergantung pada mahasiswa. Karena itu, Open Visit ini menjadi sarana penting untuk membangun hubungan dan memberikan gambaran nyata tentang kehidupan akademik dan fasilitas yang tersedia di UPI,” kata Prof Didi.
Menurut Prof Didi, Open Visit merupakan kegiatan strategis yang kembali digelar setelah pelaksanaan tahun sebelumnya berjalan sukses dan memberikan dampak signifikan.
“Kegiatan ini kita selenggarakan kembali karena dampaknya cukup signifikan. Tujuan utama Open Visit adalah menjaring mahasiswa-mahasiswa terbaik dari stakeholder utama kita, yaitu masyarakat, khususnya siswa-siswi SMA,” katanya.
Dalam Open Visit UPI 2026, para peserta diundang untuk hadir langsung ke kampus untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai universitas.
Selain mendapatkan paparan umum di Gedung Gymnasium, peserta mendapatkan kesempatan melakukan kunjungan bebas ke fakultas dan program studi sehingga bisa mengenal lebih dekat bidang ilmu yang diminati.
“Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan UPI secara menyeluruh, mulai dari fakultas, program studi, hingga unsur-unsur pendukung pendidikan seperti Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan, dan unit-unit lain yang menunjang proses pendidikan mahasiswa selama belajar di UPI,” papar Prof Didi.
Open Visit UPI 2026 melibatkan seluruh fakultas dan kampus UPI di daerah, yang membuka booth informasi bagi pengunjung.
Rangkaian kegiatan meliputi pameran pendidikan, gelar wicara pendidikan, layanan konsultasi akademik dan penerimaan mahasiswa, pertunjukan seni, serta kunjungan langsung ke fakultas dan fasilitas kampus.
Melalui Open Visit UPI 2026, UPI berharap dapat menjadi ruang edukatif dan inspiratif bagi calon mahasiswa dan masyarakat dalam mempersiapkan masa depan pendidikan tinggi yang terarah dan berkualitas.

1 day ago
3














































