Musisi Dunia Protes Kebijakan Imigrasi Trump di Grammy Awards 2026

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para musisi kenamaan menjadikan ajang Grammy Awards 2026 sebagai ruang protes terhadap kebijakan deportasi massal pemerintahan Presiden AS Donald Trump di Minneapolis. Aksi kritik itu terlihat jelas sepanjang acara Grammy pada Ahad (1/2/2026) waktu setempat, mulai dari karpet merah hingga siaran utama.

Billie Eilish, Finneas, dan Carole King, terlihat mengenakan pin protes terkait keberadaan agen US Immigration and Customs Enforcement (ICE) di berbagai kota di AS. Justin dan Hailey Bieber, yang jarang terlibat dalam isu politik, juga turut mengenakan pin tersebut.

Kecaman terhadap ICE juga disampaikan secara terbuka oleh sejumlah pemenang Grammy. Kehlani yang menerima Grammy untuk Best R&B Performance berkat lagu "Folded" di antara mereka yang melontarkan umpatan terhadap lembaga tersebut. Billie Eilish yang meraih trofi untuk Song of the Year juga menegaskan protes tersebut.

"Tidak ada seorang pun yang ilegal di tanah hasil curian," kata Eilish seperti dilansir laman AP, Senin (2/2/2026).

Rapper Bad Bunny yang meraih penghargaan utama Album of The Year turut memprotes keberadaan ICE. "Sebelum saya mengucap terima kasih kepada Tuhan, saya ingin mengatakan: ICE out. Kami bukan orang liar, bukan binatang, bukan alien. Kami manusia dan kami adalah orang Amerika," kata Bunny yang disambut tepuk tangan meriah penonton.

Penyanyi pop soul Inggris, Olivia Dean, yang menang Best News Artist juga turut mengkritisi kebijakan imigrasi di AS. "Saya adalah cucu dari seorang imigran. Mereka adalah orang yang berani, dan pantas untuk dirayakan," kata dia.

Intensitas protes di Grammy dinilai lebih kuat dibandingkan Golden Globes pada bulan lalu. Gelombang kemarahan publik meningkat setelah petugas perbatasan menembak mati perawat berusia 37 tahun bernama Alex Pretti, dan agen federal menahan Liam Conejo Ramos yang berusia 5 tahun.

Selain di atas panggung, protes juga terlihat di karpet merah Grammy. Jason Isbell, Margo Price, Kehlani, dan Rhiannon Giddens termasuk di antara artis yang mengenakan atribut protes.

Justin Vernon dari grup Bon Iver, yang masuk nominasi Best Alternative Music Album, mengatakan dirinya mengenakan peluit untuk menghormati para pengamat hukum yang mendokumentasikan aktivitas agen federal di jalanan. "Ada alasan mengapa musik ada yaitu untuk menyembuhkan dan menyatukan orang-orang. Namun pekerjaan sesungguhnya dilakukan oleh para pengamat di lapangan di Minneapolis. Kami hanya ingin memberi sorotan kepada mereka," kata Vernon.

Sebelumnya, penyanyi keturunan Meksiko-Amerika Becky G juga menyampaikan pesan eksplisit terhadap ICE melalui tulisan di kuku yang dikenakannya pada gala MusiCares Person of the Year. Di Festival Film Sundance, sejumlah selebritas turut mengenakan pin bertuliskan "ICE out", termasuk Natalie Portman, Olivia Wilde, dan Zoey Deutch.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research