PTPP Garap Proyek Pembangunan RSUD Mamuju Tengah

6 days ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh kontrak pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, senilai Rp143,09 miliar. Proyek yang digarap untuk Kementerian Kesehatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di daerah melalui pengembangan rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, proyek ini memiliki masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan. “Proyek yang dimiliki Kementerian Kesehatan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp143,09 miliar termasuk PPN, dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan, serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender," kata Joko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurut Joko, pembangunan RSUD Mamuju Tengah merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas layanan kesehatan di daerah. Setelah selesai dibangun, rumah sakit tersebut diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih lengkap, mulai dari rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga berbagai fasilitas penunjang medis.

Joko mengatakan, kebutuhan infrastruktur layanan kesehatan di sejumlah daerah masih menjadi tantangan, termasuk di Kabupaten Mamuju Tengah yang terus berkembang. Karena itu, peningkatan kapasitas rumah sakit dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih memadai.

"Perolehan proyek ini menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional, khususnya di sektor kesehatan," ujar Joko.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur kesehatan juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat layanan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keberadaan fasilitas kesehatan yang lebih representatif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

PTPP menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan standar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja. Perseroan juga menilai pembangunan rumah sakit menjadi salah satu sektor yang terus mendapatkan perhatian dalam agenda pemerataan pembangunan nasional.

"Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, perseroan optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan," kata Joko.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research