Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
07 June 2026 11:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang berkepanjangan harus dibayar mahal oleh Ukraina. Ukraina menjadi negara dengan pengeluaran militer terbesar di dunia dengan nilai hampir separuh dari produk domestik bruto (PDB). Efeknya tentu saja ketidakstabilan fiskal dan ekonomi yang dialami Ukraina.
Pengeluaran militer Ukraina mencapai 39,6% dari PDB pada 2025, jauh di atas setiap negara lain, dikutip dari visualcapitalist. Ini mencerminkan tekanan fiskal yang luar biasa untuk melawan invasi skala penuh Rusia.
Dengan nilai US$84 miliar, pengeluaran pertahanan Ukraina lebih kecil daripada Rusia dalam nilai absolut, tetapi jauh lebih besar relatif terhadap ukuran ekonominya.
Hal ini juga menyoroti ketergantungan Ukraina pada dukungan militer dan keuangan Barat. Tanpa bantuan dari luar, tingkat pengeluaran ini akan sulit dipertahankan oleh ekonomi domestik Ukraina.
Sementara di daerah Timur Tengah dan Afrika Utara. Aljazair, Israel, Arab Saudi, Oman, Kuwait, Yordania, dan Bahrain semuanya menghabiskan lebih dari 3% PDB untuk militer mereka.
Kekayaan minyak membantu beberapa negara ini mendukung anggaran pertahanan yang besar. Arab Saudi menghabiskan US$83 miliar pada tahun 2025, setara dengan 6,5% dari PDB, sementara Kuwait dan Oman juga termasuk dalam 10 besar.
Risiko keamanan regional adalah faktor utama lainnya. Pengeluaran Israel sebesar 7,8% dari PDB mencerminkan konflik yang sedang berlangsung dan kebutuhan pertahanan yang sudah lama ada, sementara pengeluaran Aljazair sebesar 8,8% menggarisbawahi pentingnya kekuatan militer di Afrika Utara.
Invasi Rusia ke Ukraina telah membentuk kembali prioritas pertahanan di seluruh Eropa. Polandia menghabiskan 4,5% dari PDB untuk militernya pada tahun 2025, salah satu bagian tertinggi di antara negara-negara NATO.
Negara-negara Baltik juga tampak berada di peringkat teratas. Latvia menghabiskan 3,6% dari PDB, sementara Estonia menghabiskan 3,4%, mencerminkan kedekatan mereka dengan Rusia dan meningkatnya kekhawatiran keamanan.
Negara-negara Nordik bergerak ke arah yang sama. Norwegia dan Denmark sama-sama menghabiskan 3,3% dari PDB, menunjukkan bagaimana postur pertahanan Eropa telah bergeser sejak tahun 2022.
Berikut 10 Negara dengan pengeluaran militer terbesar:
(ras/luc)
Addsource on Google













































