Petani menggunakan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) saat menebar benih di area sawah di Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). Kementerian Pertanian mengenalkan inovasi tanam padi dengan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) yakni metode tanam benih langsung dengan barisan rapat dan teratur yang mampu meningkkatkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektar. (FOTO : ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro)
Kementerian Pertanian menargetkan penerapan sistem PM-AAS mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare, lebih tinggi dibanding rata-rata hasil panen di sejumlah daerah. (FOTO : ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro)
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Kementerian Pertanian memperkenalkan sistem Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai inovasi budidaya padi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
Metode tanam benih langsung dengan pola barisan yang rapat dan teratur tersebut ditargetkan mampu menghasilkan panen hingga 10 ton gabah per hektare, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan benih dan tenaga kerja.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
1

















































