Lima Pemain Sorotan di Grup G Piala Dunia 2026, Para Veteran Masih Jadi Andalan

5 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup G Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi panggung bagi para pemain senior yang masih memegang peran sentral di tim nasional masing-masing. Di tengah maraknya kemunculan talenta muda, sejumlah pemain berpengalaman tetap menjadi tumpuan Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru dalam upaya merebut tiket ke babak gugur.

Kepemimpinan, pengalaman tampil di level tertinggi, serta kemampuan menentukan hasil pertandingan membuat para pemain veteran ini diprediksi menjadi faktor pembeda dalam persaingan yang ketat di Grup G.

Berikut lima pemain yang layak menjadi sorotan:

Kevin De Bruyne (Belgia)

Belgia kembali menggantungkan kreativitas permainan kepada Kevin De Bruyne. Gelandang berusia 35 tahun itu tetap menjadi otak serangan sekaligus pengatur tempo permainan Setan Merah.

Meski tak lagi muda, visi bermain, akurasi umpan, dan kemampuannya menciptakan peluang masih menjadikan De Bruyne salah satu gelandang terbaik dunia. Pengalaman tampil pada empat edisi Piala Dunia sebelumnya membuatnya menjadi sosok yang sangat berharga bagi Belgia.

Data Singkat

Usia: 35 tahun

Posisi: Gelandang serang, playmaker

Caps: 115+

Gol internasional: 35+

Piala Dunia: 2014, 2018, 2022, 2026

Prestasi terbaik: Peringkat ketiga Piala Dunia 2018

Romelu Lukaku (Belgia)

Selain De Bruyne, Belgia masih mengandalkan ketajaman Romelu Lukaku di lini depan. Penyerang bertubuh gempal itu merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Belgia dan tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan.

Kemampuan menahan bola, duel udara, dan penyelesaian akhirnya membuat Lukaku menjadi ujung tombak yang sulit digantikan. Jika mampu menemukan performa terbaiknya, ia dapat membawa Belgia melangkah jauh.

Data Singkat

Usia: 33 tahun

Posisi: Penyerang

Caps: 125+

Gol internasional: 90+

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia

Piala Dunia: 2014, 2018, 2022, 2026

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research