Konsistensi Permainan Jadi Kunci Pelita Jaya Redam Dewa United pada Gim Kedua Semifinal IBL

6 days ago 14

Pelatih Pelita Jaya Basketball Jakarta David Singleton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelita Jaya Jakarta berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan dalam seri semifinal IBL 2026 setelah mengalahkan Dewa United Banten 93-79 pada gim kedua di Pelita Jaya Arena, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2026) malam.

Kemenangan tersebut membuat kedudukan kedua tim menjadi 1-1 dalam format best-of-five setelah sebelumnya Dewa United mampu mencuri kemenangan di kandang Pelita Jaya pada laga pembuka.

Pelatih Pelita Jaya David Singleton menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari penampilan solid para pemain yang mampu menjalankan rencana permainan dengan baik, baik saat bertahan maupun menyerang.

"Saya sangat senang melihat para pemain bersama-sama memahami rencana permainan dan terhubung dengan baik secara defensif maupun ofensif," kata Singleton seusai pertandingan.

Menurut pelatih asal Amerika Serikat itu, menghadapi Dewa United memang tidak pernah mudah. Karena itu, ia merasa bangga melihat respons anak asuhnya yang mampu bangkit setelah kekalahan pada gim pertama.

Singleton menilai kunci kemenangan timnya terletak pada konsistensi permainan, terutama dalam menjaga intensitas pertahanan dan efektivitas serangan sepanjang pertandingan. Pelita Jaya juga dinilai mampu mengontrol penguasaan bola dengan lebih baik, khususnya pada dua kuarter terakhir.

Ia menambahkan, identitas permainan Pelita Jaya yang mengandalkan pertahanan ketat kembali terlihat pada laga tersebut, ditambah kontribusi maksimal dari pemain lokal maupun asing.

"Saat kami bermain seperti yang kami inginkan di pertahanan, sangat sulit untuk menghentikan kami. Saya juga percaya tim ini masih bisa menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Salah satu bintang kemenangan Pelita Jaya adalah Perrin Buford. Small forward asal Amerika Serikat itu tampil luar biasa dengan mencatatkan triple-double berisi 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research