REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS — Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengungkapkan, almarhum Sutrimo merupakan salah satu orang kepercayaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Dia mengatakan, sebelum dipercaya Febrie untuk bekerja padanya, Sutrimo hanya seorang tukang.
Menurut Aan, Sutrimo sudah bertahun-tahun bekerja untuk Febrie. Namun berapa lama persisnya, keluarga Sutrimo, kata Aan, tak terlalu mengingat. “Soal apakah dia karumga (kepala rumah tangga), keluarga tidak ada yang tahu,” ujarnya ketika diwawancara, Senin (10/8/2026).
Berdasarkan penuturan keluarga almarhum, Aan mengungkapkan, awalnya Sutrimo bekerja sebagai tukang yang terlibat dalam pembangunan rumah Febrie. “Lalu karena Pak Febrie cocok, terus diajak kerja ikut Pak Febrie,” ucapnya.
Aan menambahkan, selama bekerja di rumah Febrie, Sutrimo mengemban beberapa tanggung jawab sekaligus. “Kadang kala kata keluarga disuruh ngerjain proyek. Kalau di rumah, ya ngurusi rumahnya Pak Febrie, misalnya benerin apa segala macam dan lain-lain, termasuk disuruh bayar-bayar, seperti bayar listrik dan sebagainya,” kata dia.
“Jadi Pak Sutrimo jadi salah satu kepercayaannya beliau (Febrie) lah,” tambah Aan.
Menurut Aan, Sutrimo juga sempat berhenti sementara dari pekerjaannya di rumah Febrie. “Pernah berapa tahun off, tapi ketika sakit juga dibayarin. Pada saat Covid juga tetap. Pak Sutrimo juga sempat kerja lain di sini (Banyumas),” ucapnya.
Meski sudah cukup lama bekerja untuk Febrie, Aan mengatakan, keluarga Sutrimo tidak pernah mengenal atau berkomunikasi dengan Febrie. “Misalnya adiknya pernah ke Jakarta waktu Sutrimo bangun rumah di sana. Tapi saya tanya, ‘Pernah enggak dipertemukan dengan Pak Febrie?’, enggak pernah,” ujarnya.
“Jadi memang keluarga (Sutrimo) tidak ada satupun yang pernah berkomunikasi langsung dengan Pak Febrie. Jadi setahu keluarga, Pak Febrie hanya berkomunikasi dengan Pak Sutrimo,” sambung Aan.

7 hours ago
11











































