Jakarta, CNN Indonesia --
Pemudik kendaraan roda dua atau sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten melonjak drastis menjelang dini hari pada Jumat (28/3).
Antrean kendaraan yang semula lengang mengular hingga jalan depan pelabuhan. Padahal beberapa jam sebelumnya, antrean di loket lintu masuk masih terlihat lengang.
Alhasil, petugas harus membatasi antrean di depan loket karena arus pemudik yang tak terbendung. Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 01.00 WIB dini hari, kendaraan roda dua terus berdatangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyebut bahwa arus lalu lintas penyeberangan di Ciwandan masih relatif lancar. Pihaknya telah menyiapkan dua kapal sehingga antrean kendaraan bisa cepat terurai dan pemudik tak perlu menunggu lama.
Sebagai alternatif, Dudy menyebut ASDP juga telah menyiapkan satu kapal cadangan bila pemudik terus melonjak.
"Kemudian di luar ada kapal yang bersiap. Nanti satu kali angkut ini bisa 1.500 [kendaraan roda dua]," ucap Dudy saat meninjau lokasi bersama Kakorlantas dan Gubernur Banten.
Sementara itu, antrean kendaraan pemudik juga terpantau terjadi di Gerbang Tol (GT) Merak. Panjang kendaraan diperkirakan nyaris 2 kilometer di dalam Tol Tangerang - Merak.
Berdasarkan pantauan sejak Kamis (27/3) pukul 23.30 WIB, hingga Jumat (28/3) pukul 00.30 WIB, petugas transaksi dan gardu tandem pun ditambah untuk mempercepat waktu transaksi.
Berdasarkan data terbaru dari Astra Infra Toll Tangerang Merak, pada H-4, Kamis (27/3) hingga pukul 23.00 WIB, kendaraan yang masuk di GT Cikupa berjumlah 37 ribu atau turun 3,7 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kemudian di GT Merak, kendaraan yang keluar berjumlah 12 ribu atau naik 30 persen dibanding periode sebelumnya.
"Untuk mengurai antrean, dioptimalkan transaksi menggunakan gardu tandem dan penambahan petugas untuk jemput bola tapping di Gerbang Tol Cikupa dan Merak," ujar Humas Astra Infra Tol Tangerang Merak, Uswatun Hasanah, Jumat, (28/3).
Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, hingga pukul 23.00 WIB, tujuh dermaga sudah dipenuhi kendaraan pemudik yang akan menyebrang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Kendaraan pemudik yang akan masuk maupun keluar Pelabuhan Merak, nampak tersendat di depan Dermaga Eksekutif Merak, karena bus hingga angkot berhenti untuk menaikkan maupun menurunkan penumpang.
Sedangkan, di Pelabuhan Ciwandan milik Pelindo II, pemudik sepeda motor nampak menyemut di tiga tenda antrean yang disiapkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.
Berdasarkan data terbaru dari Pelindo II, pada Kamis malam, trip kapal berjumlah 72, kemudian ada 28.938 penumpang, 18.105 sepeda motor dan 5.110 unit truk, dengan total 23.215 unit kendaraan.
Puncak arus mudik Idul Fitri 2025 diprediksi terjadi pada H-3 atau Jumat, 28 Maret 2025 dan kepadatan pemudik sudah mulai terlihat di Pelabuhan Merak maupun Pelabuhan Ciwandan.
(thr/ynd/dmi)