HSS Angkat Kepahlawanan Tumenggung Antaluddin dan Datu Durabu Perkuat Literasi Sejarah

3 days ago 12

REPUBLIKA.CO.ID, KANDANGAN, – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, mengangkat kepahlawanan dua tokoh daerah, Tumenggung Antaluddin dan Datu Durabu, sebagai upaya strategis memperkuat literasi sejarah lokal bagi generasi mendatang. Langkah ini diambil untuk membangun karakter generasi muda melalui pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

Wakil Bupati HSS Suriani di Kandangan, Kamis, menyatakan bahwa daerahnya memiliki tokoh-tokoh dengan kepahlawanan luar biasa yang harus terus dikenang. "Ini sebagai upaya kita membangun karakter generasi muda melalui penguatan literasi sejarah dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal, di mana ada tokoh-tokoh memiliki kepahlawanan luar biasa di daerah kita," ujarnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar seminar sejarah rekognisi serta internalisasi kepahlawanan Tumenggung Antaluddin pada masa perjuangan tahun 1860 dan Datu Durabu. Tujuannya agar jasa-jasa mereka bagi daerah dan negeri ini selalu diingat hingga generasi mendatang.

Menghadirkan Perspektif Keturunan Langsung

Kegiatan yang dihadiri para guru mata pelajaran IPS tingkat SMP dan SMA, serta sejumlah sastrawan dan budayawan ini menghadirkan dua tokoh juriat atau keturunan dari tokoh sejarah daerah tersebut. Mereka adalah Fachruddin K dari juriat Tumenggung Antaluddin dan Muhammad Iqbal Albaqir dari juriat Datu Durabu.

Keduanya memberikan perspektif lebih mendalam mengenai perjuangan dan keteladanan para tokoh yang telah menjadi bagian penting dari sejarah Kabupaten HSS. "Seminar ini memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi sejarah lokal, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai luhur daerah," kata Suriani.

Menurut dia, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pembelajaran yang memberikan arah bagi kehidupan hari ini dan masa depan. "Melalui sejarah, kita memahami identitas, mengenal jati diri daerah, serta memetik nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ucapnya.

Warisan Nilai Kepahlawanan untuk Generasi Muda

Ia menegaskan bahwa Kabupaten HSS memiliki kekayaan sejarah yang berharga, termasuk keteladanan dan perjuangan dua tokoh besar daerah tersebut. Nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan, seperti keberanian, integritas, pengabdian, semangat juang, dan kecintaan terhadap masyarakat, harus terus dikenalkan, dipahami, serta diwariskan kepada generasi muda.

Wabup Suriani menjelaskan di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tantangan dalam pembentukan karakter generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas intelektual, tetapi juga penguatan karakter, integritas, tanggung jawab, semangat kebangsaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap daerah dan budaya.

"Para peserta kita harapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sejarah perjuangan para tokoh daerah, sekaligus mampu menginternalisasikan nilai-nilai kepahlawanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat," ujarnya.

Dia mengajak seluruh peserta seminar menjadikan sejarah sebagai sumber inspirasi dan motivasi membangun masa depan Kabupaten HSS yang lebih maju, berkarakter, dan berdaya saing.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research