REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Duo The Virgin, Mita dan Dara, akan membintangi kisah mencekam yang memadukan idealisme, misteri kelam masa lalu, dan keserakahan manusia. Film berjudul Tanah Sengketa itu mengangkat isu sosial yang dibalut dengan atmosfer ketegangan yang intens.
Film ini ditulis dan disutradarai secara kolaboratif oleh dari Muda Saleh dan Sadly Fafa Rachman. Tanah Sengketa sekaligus menjadi debut film panjang bagi keduanya yang berlatar belakang sebagai jurnalis.
Film ini mengikuti perjalanan Yuni (23 tahun), seorang mahasiswi FISIP idealis yang datang ke Kampung Degong untuk melakukan penelitian pendidikan. Niat baik Yuni untuk mendirikan taman belajar gratis di sebuah tanah lapang sepi justru mengantarkannya pada rangkaian teror yang mencekam. Sejak awal kedatangannya, ia sudah merasakan keanehan dari warga kampung yang sunyi dan penuh kecurigaan.
Peringatan samar dari Kepala Desa, Pak Asep, dan warga setempat mengenai tanah yang dianggap angker tidak menyurutkan semangatnya. Namun, situasi berubah menjadi mistis dan berbahaya ketika tulisan teror mulai muncul di kamarnya, diikuti oleh mimpi-mimpi aneh tentang sosok wanita pucat bernama Sulastri. Bersama Raka (23), seorang pemuda lokal yang peduli pendidikan, Yuni mulai membongkar teka-teki kepemilikan tanah tersebut.
Penyelidikan mereka membawa pada penemuan mengejutkan akan sebuah konspirasi kriminal masa lalu, pembunuhan, dan rahasia besar mengenai asal-usul Raka yang ternyata merupakan putra kandung dari Sulastri pemilik sah tanah tersebut yang dihilangkan secara paksa oleh penguasa desa demi proyek sepihak.
"Sebagai proyek debut film panjang kami, Tanah Sengketa menjadi ruang untuk menuangkan latar belakang jurnalisme kami ke dalam sebuah karya fiksi yang kritis dan menegangkan. Kami ingin film ini menjadi alarm bagi masyarakat tentang betapa ringkihnya hak milik kita jika tidak dijaga dengan benar, sekaligus menyambut baik era digitalisasi sertipikat yang kini sedang berkembang," ujar sutradara dan penulis, Muda Saleh, dikutip dari siaran pers, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya film ini bukan sekadar hiburan visual. Tanah Sengketa hadir sebagai upaya nyata dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai krusialnya menjaga fisik sertipikat tanah.
Isu kelalaian administrasi dan kerentanan terhadap aksi mafia tanah, seperti pemalsuan dokumen hingga sengketa berkepanjangan, menjadi sorotan utama yang dikupas secara mendalam dalam alur cerita film ini.
Melalui konflik yang dihadapi para karakter, penonton diajak untuk lebih melek hukum mengenai hak milik properti mereka.
Kembalinya Duo The Virgin di layar lebar ditambah penampilan pendatang baru Awan Rayhan juga memberikan warna tersendiri dalam jajaran cast. Tanah Sengketa tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026.

4 hours ago
1













































