Cara Menghitung Pemakaian Listrik dengan Rumus dan Contohnya

8 hours ago 7

Image PropNex Indonesia

Properti | 2026-08-07 15:50:07

Sumber gambar: pinterest.com

Tagihan listrik yang meningkat membuat banyak orang ingin mengetahui seberapa besar energi yang digunakan setiap hari. Dengan memahami cara menghitung pemakaian listrik, Anda bisa memperkirakan biaya sekaligus mengetahui perangkat yang paling banyak mengonsumsi energi.

Perhitungan ini juga membantu mengatur penggunaan listrik agar lebih efisien. Berikut rumus dan contoh sederhana yang bisa digunakan.

Cara Menghitung Pemakaian Listrik

Sebelum menghitung tagihan, cari tahu terlebih dahulu konsumsi listrik setiap peralatan dalam satuan kilowatt hour (kWh). Setelah itu, hasilnya dapat dikalikan dengan tarif listrik yang berlaku.

1. Hitung Konsumsi Listrik dalam kWh

Gunakan rumus:

Konsumsi Listrik (kWh) = (Daya (Watt) × Lama Pemakaian (Jam)) ÷ 1.000

Contohnya, kulkas dengan daya 180 watt digunakan selama 24 jam sehari.

(180 × 24) ÷ 1.000 = 4,32 kWh

Jadi, konsumsi listrik kulkas tersebut sekitar 4,32 kWh per hari.

2. Hitung Estimasi Biaya Listrik

Setelah mendapatkan konsumsi listrik, kalikan dengan tarif listrik sesuai golongan pelanggan.

Biaya Listrik = Konsumsi (kWh) × Tarif (Rp/kWh)

Jika tarif listrik Rp1.699,53 per kWh dan konsumsi kulkas 4,32 kWh, maka:

4,32 × Rp1.699,53 = Rp7.341,97

Artinya, biaya listrik untuk penggunaan kulkas tersebut sekitar Rp7.342 per hari.

3. Perhitungkan Biaya Tambahan

Tagihan listrik dapat dipengaruhi komponen lain, seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) atau biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Misalnya biaya listrik selama sebulan Rp620.000 dan terdapat biaya tambahan Rp25.000. Maka totalnya menjadi:

Rp620.000 + Rp25.000 = Rp645.000

4. Hitung Estimasi Tagihan Bulanan

Untuk memperkirakan biaya listrik selama satu bulan, kalikan biaya penggunaan harian dengan jumlah hari.

Biaya Bulanan = Biaya Harian × Jumlah Hari

Jika biaya listrik rata-rata Rp21.500 per hari, maka selama 30 hari:

Rp21.500 × 30 = Rp645.000

Jadi, perkiraan biaya listrik dalam sebulan sekitar Rp645.000.

Tips Menghemat Penggunaan Listrik

Setelah mengetahui cara menghitung pemakaian listrik, Anda juga bisa menerapkan beberapa kebiasaan berikut untuk mengurangi konsumsi energi:

  • Gunakan lampu LED yang lebih hemat energi.
  • Matikan perangkat elektronik setelah selesai digunakan.
  • Atur suhu AC sekitar 24–26°C.
  • Pilih peralatan dengan label hemat energi.
  • Bersihkan dan rawat AC, kulkas, serta peralatan elektronik secara rutin.

Penutup

Menghitung pemakaian listrik dapat membantu Anda mengetahui besarnya konsumsi energi dan memperkirakan tagihan setiap bulan. Dari perhitungan tersebut, Anda juga bisa mengetahui perangkat mana yang paling banyak menggunakan listrik.

Dengan penggunaan yang lebih terkontrol dan kebiasaan hemat energi, pengeluaran listrik dapat ditekan tanpa harus mengurangi kebutuhan sehari-hari.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research