Bea Cukai Pekanbaru Fasilitasi Impor Sementara 5 Helikopter BNPB untuk Kesiapsiagaan Karhutla

9 hours ago 2

Bea Cukai Pekanbaru memberikan fasilitas kepabeanan berupa impor sementara atas pemasukan lima unit helikopter yang akan digunakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung kesiapsiagaan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (9/6/2026).

Foto: Bea Cukai

Bea Cukai mendukung program kesiapsiagaan menghadapi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Bea Cukai Pekanbaru memberikan fasilitas kepabeanan berupa impor sementara atas pemasukan lima unit helikopter yang akan digunakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung kesiapsiagaan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (9/6/2026).

Melalui skema impor sementara, helikopter yang didatangkan memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk, tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), serta dikecualikan dari pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 impor. Fasilitas ini diberikan sesuai ketentuan yang berlaku guna mendukung kelancaran pemasukan barang yang memiliki fungsi strategis bagi kepentingan publik dan penanganan bencana.

Kelima helikopter tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan operasional penanggulangan karhutla, mulai dari patroli udara, pemantauan titik panas (hotspot), pemetaan wilayah rawan kebakaran, hingga operasi pemadaman udara atau water bombing apabila diperlukan. Kehadiran armada udara ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan deteksi dini dan respons pemerintah dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, Benny Wismo Noegroho, mengatakan dukungan fasilitas kepabeanan tersebut merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Pemberian fasilitas impor sementara ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas nasional di bidang penanggulangan bencana. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal terhadap pemasukan barang yang mendukung kepentingan nasional,” ujar Benny.

Menurut Benny, selain memberikan kemudahan layanan, Bea Cukai juga tetap menjalankan fungsi pengawasan secara profesional untuk memastikan seluruh proses pemasukan dan pemanfaatan barang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain mendukung penanganan saat terjadi kebakaran, helikopter tersebut juga berperan dalam kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan. Melalui pemantauan udara secara berkala, berbagai potensi risiko dapat diidentifikasi lebih dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Benny berharap sinergi antara Bea Cukai dan BNPB dapat semakin memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di berbagai daerah.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research