Bank Sinarmas Luncurkan Reksa Dana Obligasi, Bidik Nasabah Prioritas

6 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Sinarmas meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap STAR Fixed Income 4 Kelas Utama untuk memperluas pilihan investasi di tengah kebutuhan instrumen yang lebih stabil. Produk ini membidik nasabah prioritas yang mencari imbal hasil dari instrumen obligasi dengan risiko terukur.

Produk yang diluncurkan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (9/6/2026) tersebut dikelola oleh PT Surya Timur Alam Raya Asset Management sebagai manajer investasi. Komposisi portofolio difokuskan pada efek bersifat utang sebesar 80 persen hingga 100 persen, dengan porsi pasar uang maksimal 20 persen.

Bank Sinarmas menilai kebutuhan terhadap instrumen investasi berbasis obligasi meningkat seiring kondisi pasar yang berfluktuasi. Reksa dana pendapatan tetap dinilai menawarkan keseimbangan antara potensi imbal hasil dan pengelolaan risiko dalam jangka menengah hingga panjang.

President Director Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, produk ini ditujukan sebagai alternatif investasi yang lebih terstruktur bagi nasabah.

“Melalui STAR Fixed Income 4 Kelas Utama, Bank Sinarmas ingin memberikan alternatif investasi yang dapat membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka secara lebih terencana. Produk ini diharapkan menjadi solusi investasi yang relevan, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang,” ujar Frenky, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, produk ini hanya dipasarkan secara eksklusif melalui Bank Sinarmas dan menyasar investor dengan kebutuhan portofolio berbasis obligasi berkualitas.

Retail Banking Director Bank Sinarmas Miko Andidjaja mengatakan, minat nasabah terhadap produk investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Sejak tahun 2023, Bank Sinarmas sebagai APERD telah mencatat pertumbuhan stabil secara tahunan (annual growth) sebesar 29 persen dalam aktivitas distribusi produk investasi,” kata Miko.

Menurut dia, tren tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran nasabah dalam mengelola aset melalui instrumen investasi yang lebih beragam, termasuk reksa dana.

Dalam pengelolaannya, produk ini melibatkan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai bank kustodian. Kolaborasi ini diharapkan menjaga transparansi serta keamanan pengelolaan dana investor.

Bank Sinarmas menilai penguatan akses terhadap produk investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan. Produk berbasis obligasi dipandang dapat menjadi alternatif bagi investor yang menghindari volatilitas tinggi di pasar saham.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi investasi yang relevan bagi nasabah Bank Sinarmas, khususnya bagi investor yang mengedepankan perencanaan keuangan jangka panjang,” ujar Miko.

Bank Sinarmas memperkirakan kebutuhan instrumen investasi dengan risiko terukur akan terus meningkat seiring dinamika pasar keuangan global dan domestik yang semakin tidak pasti.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research