248 UMKM Bandung Tuntas Ikuti R.I.S.E Islamic, Omzet Ditarget Naik 100 Persen per Bulan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Program kolaborasi pelatihan Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (R.I.S.E) Islamic resmi ditutup Rabu (10/6/2026) di Mutiara Hotel and Convention Bandung. Inisiasi Maybank Syariah bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), MUI Kota Bandung, Koperasi Syariah Masjid (KOSAMA) MUI Kota Bandung, dan People System Consultancy (PSC) Indonesia ini menuntaskan pembinaan 248 pelaku UMKM selama April hingga Juni 2026.

Penutupan batch ketiga dihadiri jajaran penggerak ekosistem syariah Bandung antara lain KH. Miftah Faridl (Ketua Umum MUI Kota Bandung), Helma Agustiawan (Deputi Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS), Iman Harjono (Ketua KOSAMA), Haryadi (Sekretaris KOSAMA), dan Wahyu selaku perwakilan Kantor Wilayah Maybank Syariah Jawa Barat.

Rangkaian pelatihan R.I.S.E Islamic diselenggarakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 7–9 April 2025 diikuti 69 peserta. Gelombang kedua digelar pada 20–22 April 2025 dengan jumlah peserta mencapai 91 orang. Sementara itu, gelombang ketiga berlangsung pada 9–10 Juni 2025 diikuti oleh 88 peserta. Secara keseluruhan, program ini berhasil menjangkau 248 pelaku UMKM Kota Bandung yang mendapatkan pembekalan dan pendampingan untuk memperkuat kapasitas usaha mereka.

Berdagang Itu Jalan Dakwah

Dalam tausiyah penutup, Ketua Umum MUI Kota Bandung, Miftah Faridl mengembalikan semangat wirausaha ke sejarah Islam. Ia menegaskan bahwa bisnis bukan semata-mata soal mencari keuntungan. 

"Rasulullah adalah seorang pedagang. Siti Khadijah ra juga pedagang dan saudagar kaya terpandang. Setelah Khulafaur Rasyidin, ada kelompok yang jarang dicatat: bergabungnya pedagang dan pendakwah. Gabungan itulah yang menyebarkan Islam ke seluruh dunia, termasuk Indonesia melalui perdagangan," katanya.

Menurutnya, perdagangan, bisnis, dan kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting dan strategis bagi umat Islam yang merupakan mayoritas di Indonesia. Namun demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.

Meski pelatihan ini berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, yakni dua hari, ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat memberikan manfaat yang luas serta membawa keberkahan bagi perkembangan usaha mereka.

81 Persen Peserta Perempuan

Deputi Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS, Helma Agustiawan memberikan apresiasi kepada Maybank Syariah atas kolaborasi yang konsisten di Bandung. Dari sekitar 745 pendaftar, terakomodasi 248 peserta, sebanyak 202 perempuan dan 46 laki-laki.

Program pendampingan ini memiliki sejumlah target utama, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, standarisasi produk, hingga kepemilikan sertifikasi halal. Helma menjelaskan, sebanyak 248 pelaku UMKM yang akan mendapatkan pendampingan selama enam bulan diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing usahanya.

"Dengan komposisi 81 persen peserta perempuan, R.I.S.E Islamic Bandung menegaskan wajah baru pemberdayaan ekonomi syariah. Bukan sekadar pelatihan, melainkan ekosistem — dari kelas, sertifikasi halal, hingga pendampingan usaha berbasis masjid. Masjid sebagai Inkubator yang memperkuat akhlak, pengetahuan muamalah, ilmu bisnis yang sesuai Syari'ah dan sebagainya," kata Helma.

Menurutnya, masjid memiliki potensi besar untuk berperan sebagai inkubator kewirausahaan yang tidak hanya memperkuat kapasitas bisnis, tetapi juga membentuk akhlak, memperdalam pemahaman muamalah, serta menumbuhkan praktik usaha yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah.

Dikawal Mentor, Target Omzet Naik 100 Persen

Dhia Alif dari PSC Indonesia menegaskan pelatihan tidak berhenti di kelas. Setelah penutupan, program dilanjutkan mentoring 6 bulan. Setiap UMKM didampingi 1 mentor dengan target yang terukur.

"Kami di PSC Indonesia menargetkan kenaikan omzet 100 persen per bulan selama masa pendampingan. Evaluasinya bulanan, dengan metode online, pertemuan offline yang direncanakan di Kantor MUI Kota Bandung, serta visit langsung ke rumah dan tempat usaha," kata dia.

Kehadiran Maybank Syariah Jabar menegaskan komitmen perbankan syariah sebagai motor penggerak. Dengan dominasi peserta perempuan dan target pertumbuhan yang agresif, R.I.S.E Islamic Bandung memposisikan masjid dan komunitas sebagai hub naik kelas UMKM halal.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research