REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Iwan Koswara mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang menggelar sayembara berhadiah bagi masyarakat yang membantu menangkap pelaku kejahatan jalanan. Menurut dia, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Iwan yang merupakan anggota DPRD Jabar dari PSI menilai keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan penting di tengah masih adanya kasus kejahatan jalanan yang menimbulkan keresahan. Namun, partisipasi tersebut harus tetap dilakukan dengan mengedepankan hukum dan keselamatan.
“Pada prinsipnya saya mengapresiasi langkah Pak Gubernur. Ini bisa menjadi stimulus bagi masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Tetapi tentu masyarakat jangan sampai main hakim sendiri,” ujar Iwan, Senin (27/7/2026).
Menurut Iwan, pemberian apresiasi kepada warga yang membantu aparat menangkap pelaku kejahatan dapat menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat. Terlebih, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Ia menilai mekanisme sayembara juga perlu disertai edukasi yang jelas kepada masyarakat mengenai batas-batas tindakan yang diperbolehkan saat menghadapi pelaku kejahatan. Warga, kata dia, sebaiknya mengutamakan keselamatan diri dan segera berkoordinasi dengan kepolisian.
“Yang paling penting jangan sampai niat menjaga keamanan justru menimbulkan persoalan hukum baru. Kalau menemukan atau mengetahui pelaku kejahatan, segera amankan sebatas kemampuan dan serahkan kepada aparat,” katanya.
Iwan juga menilai langkah tersebut perlu dibarengi dengan penguatan patroli dan respons cepat aparat kepolisian. Dengan demikian, sayembara tidak menjadi satu-satunya instrumen dalam menekan kejahatan jalanan.
“Ini harus menjadi bagian dari sistem keamanan yang lebih komprehensif. Ada patroli, penerangan di titik rawan, respons cepat kepolisian, kemudian partisipasi masyarakat. Kalau semua berjalan bersama, mudah-mudahan rasa aman masyarakat semakin kuat,” ujar dia.
Iwan berharap kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada penangkapan pelaku, tetapi juga mendorong upaya pencegahan. Pemerintah daerah dan aparat, menurut dia, perlu memetakan titik-titik rawan kejahatan serta memperkuat pengawasan di wilayah yang kerap menjadi lokasi aksi kriminal.
“Tujuan akhirnya bukan banyak-banyakan menangkap pelaku, tetapi bagaimana kejahatan jalanan bisa ditekan dan masyarakat merasa aman ketika beraktivitas,” kata Iwan.

6 hours ago
4
















































