Saham Raffi Ahmad RANS Tercatat di Bursa, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

1 week ago 25

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026). Melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), perusahaan media dan hiburan berbasis kreator tersebut menghimpun dana sebesar Rp 429,25 miliar untuk memperkuat ekspansi bisnis dan pengembangan intellectual property (IP).

Perseroan menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 170 per saham. Pada hari pertama perdagangan, saham RANS dibuka menguat seiring tingginya minat investor.

Antusiasme pasar telah terlihat sejak masa penawaran umum. IPO RANS mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan. Tingginya minat tersebut mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung berbagai agenda ekspansi bisnis. Sekitar 37,61 persen atau Rp 161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser, 19,80 persen atau Rp 85 miliar untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, serta 18,64 persen atau Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.

Selanjutnya, 8,15 persen atau Rp 35 miliar akan digunakan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis artificial intelligence (AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi. Perseroan juga mengalokasikan Rp 29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi dan Rp 37,8 miliar guna memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

Didirikan pada 2016, RANS berkembang dari kanal konten digital menjadi perusahaan kreatif berbasis IP yang memiliki ekosistem bisnis di bidang media digital, periklanan, produk konsumen, hiburan, hingga teknologi berbasis AI. Perseroan menyebut telah bekerja sama dengan lebih dari 300 merek (brand) dan didukung ratusan tenaga profesional.

Direktur Utama RANS Nagita Slavina mengatakan pencatatan saham menjadi langkah penting untuk memperkuat kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian nasional.

"Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Nagita.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research