pengukuhan dan pembekalan guru serta karyawan TK Ketilang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –Di tengah proses integrasi satuan pendidikan ke lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Rektor UIN Prof Asep Saepudin Jahar menyatakan komitmennya memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi guru serta tenaga kependidikan.
Bersamaan dengan itu, UIN Jakarta juga menyiapkan pengembangan fasilitas daycare yang lebih luas dan representatif untuk mendukung layanan pendidikan anak usia dini.
Komitmen tersebut disampaikan saat pengukuhan dan pembekalan guru serta karyawan TK Ketilang melalui penandatanganan fakta integritas sebagai bagian dari proses integrasi satuan pendidikan ke dalam struktur UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah bergabung kini memiliki status yang jelas dalam sistem tata kelola universitas sebagai Badan Layanan Umum (BLU).
"Secara legal semuanya sudah berjalan dengan baik sehingga Bapak dan Ibu memiliki kepastian dan jaminan dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari UIN," ujar Rektor.
Ia menekankan bahwa integrasi dilakukan untuk memastikan profesionalisme, kepastian status, dan perlindungan bagi seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, tidak ada pihak yang akan dipersulit setelah proses integrasi berlangsung.
"Kita ingin semuanya berjalan secara profesional. Ada kepastian, ada jaminan, dan itu merupakan hak bapak dan ibu," katanya.
Selain menegaskan aspek kelembagaan, Rektor juga mengungkapkan rencana pengembangan fasilitas daycare di lingkungan kampus.
Ia meminta jajaran pimpinan menyusun perencanaan pembangunan daycare baru yang lebih nyaman, dilengkapi taman bermain dan sarana edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak.
"Kita ingin memperkuat daycare. Fasilitas yang ada sudah tidak lagi memadai sehingga perlu dikembangkan agar lebih nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak," ujarnya.

1 week ago
23
















































