Rektor Cup 2026 UNM Buktikan Padel Bukan Sekadar Olahraga, Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan

8 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri (UNM), Andi Saryoko, berhasil meraih Juara Harapan pada kompetisi padel Tim Kategori Usia di atas 55 Tahun (Senior) dalam ajang Rektor Cup 2026 Universitas Nusa Mandiri (UNM). Kompetisi yang mempertemukan tim dari sejumlah perguruan tinggi tersebut berlangsung di Numa Padel, Jl. Raya Jatiwaringin No. 2, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Kota Jakarta Timur, pada Sabtu (5/9).

Atas pencapaian tersebut, Andi mendapatkan medali dan uang pembinaan. Prestasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Andi dan tim, terutama karena kompetisi diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dengan kemampuan serta pengalaman bermain yang beragam.

Rektor Cup 2026 Universitas Nusa Mandiri (UNM) menjadi salah satu ruang bagi perguruan tinggi untuk membangun interaksi melalui kegiatan olahraga. Pada kategori Senior, pertandingan diikuti oleh Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya (SWINS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Nusa Mandiri (UNM), BINUS University, serta Universitas Budi Luhur.

Kompetisi Padel Mengajarkan Kekompakan dan Sportivitas

Bagi Andi, keberhasilan meraih Juara Harapan bukan hanya mengenai hasil akhir pertandingan. Proses mengikuti kompetisi memberikan pengalaman mengenai pentingnya kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan menjaga mental ketika menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa meraih Juara Harapan di Rektor Cup 2026 Universitas Nusa Mandiri. Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang proses, kerja sama tim, dan pengalaman yang kami dapatkan selama kompetisi,” ujar Andi.

Menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda menjadi salah satu tantangan selama pertandingan. Kondisi tersebut membuat setiap anggota tim harus mampu menjaga konsentrasi sekaligus menjalankan strategi yang telah disiapkan.

Menurut Andi, komunikasi menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan tim. Saling memberikan semangat dan tetap fokus pada permainan menjadi cara yang dilakukan untuk menghadapi pertandingan yang berlangsung kompetitif.

“Tantangan paling berat adalah menghadapi lawan dengan karakter permainan dan pengalaman yang berbeda-beda. Selain kemampuan teknis, kami juga harus mampu menjaga konsentrasi dan mental, terutama ketika pertandingan berlangsung ketat. Kami mengatasinya dengan tetap berkomunikasi, saling memberikan semangat, dan fokus pada strategi permainan yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Persiapan Singkat, Pengalaman Jadi Bekal Berharga

Persiapan yang dilakukan Andi bersama tim sebelum mengikuti Rektor Cup 2026 berlangsung dalam waktu yang cukup singkat. Meski demikian, tim mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama coach Lano yang dihadirkan Prof. Dwiza untuk membantu meningkatkan kemampuan dasar dalam permainan padel.

Latihan tersebut mencakup peningkatan teknik dasar, komunikasi, koordinasi antaranggota tim, hingga persiapan strategi menghadapi pertandingan. Bagi Andi, waktu latihan yang terbatas menjadi bagian dari pengalaman untuk beradaptasi sebelum menghadapi peserta dari berbagai perguruan tinggi.

“Terus terang persiapan kami sangat singkat, sempat Prof. Dwiza menghadirkan Coach Lano untuk melatih kami meningkatkan teknik dasar, memperbaiki komunikasi dan koordinasi antaranggota tim, serta mempersiapkan strategi permainan, meskipun sangat singkat hanya satu jam saja,” ungkapnya.

Selain persiapan teknis, kesiapan mental juga menjadi perhatian bagi tim. Berhadapan dengan pemain yang memiliki pengalaman berbeda membuat setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk belajar dan mengevaluasi kemampuan.

Bagi Andi, pengalaman paling berkesan selama Rektor Cup 2026 adalah ketika dapat bermain bersama sebagai satu tim sekaligus berinteraksi dengan peserta dari perguruan tinggi lainnya. Atmosfer kompetisi yang positif membuat kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga ruang untuk membangun relasi dan kebersamaan.

“Pengalaman paling berkesan adalah ketika kami bisa bermain bersama sebagai sebuah tim dan merasakan atmosfer kompetisi yang sangat positif. Di dalam lapangan, pertandingan-pertandingan yang berlangsung ketat memberikan pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga. Sementara di luar lapangan, saya menikmati kesempatan untuk berinteraksi dan bersilaturahmi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi,” tuturnya.

Pencapaian Juara Harapan menjadi motivasi bagi Andi dan tim untuk melakukan evaluasi sebelum mengikuti kompetisi berikutnya. Peningkatan kemampuan teknik, fisik, strategi, dan kekompakan menjadi beberapa hal yang ingin terus dikembangkan.

Bagi Andi, kompetisi padel juga memberikan pelajaran bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk membangun sportivitas sekaligus memperkuat hubungan antarpeserta dari lingkungan perguruan tinggi.

“Target kami tentu ingin mendapatkan hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya. Juara Harapan ini kami jadikan sebagai evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan, baik dari sisi teknik, fisik, strategi, maupun kekompakan tim. Harapannya, kami dapat tampil lebih konsisten dan mampu meraih podium yang lebih tinggi,” pungkas Andi.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research