Prioritaskan Keselamatan, Kapolri Minta Pengelola Wisata Air Perketat Pengawasan

10 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya untuk mewaspadai potensi bencana selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya di wilayah rawan banjir dan tanah longsor. Instruksi itu disampaikan saat ia memantau pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Bencana di setiap pos terpadu, baik dari sisi personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana. Langkah ini dinilai krusial, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang telah diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Sigit, upaya mitigasi sebenarnya telah dilakukan, termasuk melalui operasi modifikasi cuaca yang bertujuan menekan risiko hujan ekstrem. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa potensi bencana masih perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan, terutama di jalur mudik dan arus balik.

Selain fokus pada pengamanan arus mudik, Kapolri juga menyoroti aspek keselamatan di tempat wisata yang diperkirakan akan dipadati masyarakat selama libur Lebaran. Ia meminta para pengelola wisata, khususnya wisata air, memastikan kapasitas pengunjung tidak melebihi batas serta melengkapi sarana keselamatan sesuai kebutuhan.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Pastikan kapasitas sesuai dan alat penyelamat memadai,” ujarnya.

Sigit turut mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun silaturahmi untuk tetap berhati-hati di jalan. Ia meminta pengendara memanfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat, serta tidak memaksakan diri demi cepat sampai tujuan.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sekaligus meninjau langsung penanganan pascabencana banjir di wilayah tersebut. Informasi ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Medan.

Presiden akan menunaikan salat Id di lokasi yang berdekatan dengan hunian sementara para pengungsi, serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Sejumlah menteri, termasuk Tito Karnavian dan Dody Hanggodo, telah lebih dahulu berada di Aceh Tamiang untuk melaporkan perkembangan penanganan bencana.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Presiden yang menghabiskan malam takbiran di Kota Medan, Sumatera Utara. Sebelumnya, Kepala Negara juga tercatat merayakan malam pergantian tahun di provinsi yang sama, tepatnya di Tapanuli Selatan.

Presiden tiba di Medan pada Jumat sore, didampingi sejumlah pejabat kabinet, dan disambut oleh jajaran pemerintah daerah serta pimpinan TNI-Polri, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Momentum Idul Fitri tahun ini pun tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ajang memastikan kesiapan negara dalam menjaga keselamatan masyarakat, baik di perjalanan, di tempat wisata, maupun di wilayah terdampak bencana.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research