Menteri Agama Nasaruddin Umar bersiap untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam, tokoh-tokoh muslim, serta pimpinan pondok pesantren untuk membahas dan mengupdate perkembangan-perkembangan baik di dalam negeri maupun di luar negeri termasuk salah satunya membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan regulasi pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren akan segera terbit. Hal ini disampaikan Nasaruddin saat bersilaturahim ke Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, dalam waktu dekat struktur baru berupa Direktorat Jenderal Pondok Pesantren akan segera disahkan oleh Presiden.
“Selama ini pesantren hanya dikelola oleh direktorat di bawah Pendidikan Islam. Ke depan, akan langsung dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal agar pelayanan terhadap pesantren lebih maksimal,” ujarnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan pesantren. Dalam kunjungannya tersebut, Nasaruddin juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 75 juta bagi pengembangan Universitas Islam KH Ruhiat Cipasung.
Menurutnya, bantuan ini diberikan untuk mendukung institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren agar terus berkembang dan menghasilkan sumber daya manusia unggul. Ia berharap amanah tersebut dapat menunjang kualitas akademik di kampus itu.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi civitas akademika Universitas Islam KH Ruhiat serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung dalam mencetak generasi penerus bangsa,” kata Nasaruddin.

4 hours ago
1











































