REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis survei nasional Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Isu Aktual Strategis pada Kamis (4/6/2026). Dalam rilis itu, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih cukup tinggi.
Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan terdapat 8 persen publik yang sangat percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Sementara itu, publik yang cukup percaya terhadap pemerintahan hari ini mencapai 66,2 persen.
"Kalau ditotal antara yang sangat percaya dan cukup percaya ada di angka 74,2 persen, sehingga kesimpulannya tingkat kepercayaan terhadap Prabowo-Gibran di angka 74,2 persen," kata Masduri saat memaparkan hasil survei secara daring di Jakarta, Kamis.
Adapun publik yang kurang percaya terhadap pemerintah saat ini berada di angka 20,8 persen. Sedangkan publik yang sangat tidak percaya sebanyak 1,5 persen. Artinya, terdapat 22,3 persen tidak percaya. Di luar itu, terdapat 3,5 persen publik yang tidak menjawab atau tidak tahun.
Masduri menjelaskan, untuk tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, 6,2 persen publik mengaku sangat puas. Sementara itu, 66 persen publik menjawab cukup puas. "Kalau ditotal angka keseluruhan, ada di angka 72,2 persen," katanya.
Di sisi lain, terdapat 23,2 persen publik yang menyatakan kurang puas terhadap kinerja Prabowo-Gibran. Sedangkan 1,9 persen menyatakan sangat tidak puas. Dengan begitu, publik yang tidak puas atas kinerja Prabowo-Gibran berada di angka 25,1 persen. Di luar itu, 2,7 persen tidak memberikan respons.
Berdasarkan tren hasil survei yang dilakukan Poltracking, kepuasan terhadap kinerja Prabowo-Gibran mengalami penurunan. Pasalnya, pada Oktober 2025 tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran berada di angka 78,1 persen, lalu turun menjadi 74,1 persen pada Maret 2026, dan kembali turun menjadi 72,2 persen.
"Memang secara angka cenderung menurun, tapi secara statistik, karena ada margin of error 2,9 persen dari survei, angka 74 dengan 72 ini sebenarnya cenderung stagnan. Jadi kecenderungannya stagnan," ujar Masduri.
Menurut dia, tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran masih cukup tinggi karena secara kuantitatif masih di atas 70 persen. Adapun tiga alasan utama publik puas kepada Prabowo-Gibran adalah karena bantuan pemerintah dinilai tepat sasaran (14 persen), program Makan Bergizi Gratis (13,8 persen), dan kepemimpinan tegas & berwibawa (10,6 persen).

3 hours ago
2












































