Kapten Al-Nassr, Cristiano Ronaldo, berpose dengan trofi Liga Pro Saudi setelah memenangkan pertandingan Liga Pro Saudi antara Al-Nassr dan Damac Club di Riyadh, Arab Saudi, 21 Mei 2026. Al-Nassr menang 4-1 dan mengamankan gelar juara.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cristiano Ronaldo akhirnya membawa Al-Nassr keluar dari penantian panjang gelar Liga Pro Saudi. Dua gol yang dicetak Ronaldo dalam kemenangan 4-1 atas Damac FC di Al-Awwal Park, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB, memastikan Al-Nassr merebut gelar liga untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.
Keberhasilan itu sekaligus menuntaskan ambisi besar Ronaldo sejak bergabung ke klub asal Riyadh tersebut. Rekan setim sekaligus kompatriotnya, Joao Felix, mengungkapkan betapa besar tekanan dan beban emosional yang dipikul Ronaldo sepanjang perburuan gelar musim ini.
“Cris sudah berusaha memenangkan gelar pertamanya di sini, terutama liga. Saya tahu apa yang dia derita dan betapa besar keinginannya untuk menang,” kata Felix kepada Sport TV, dikutip dari Goal.
Ronaldo menjadi penentu kemenangan Al-Nassr lewat dua gol pada babak kedua. Dua gol lainnya dicetak Sadio Mane dan Kingsley Coman. Hasil itu membuat Al-Nassr menutup musim dengan keunggulan dua poin atas rival utama mereka, Al-Hilal.
Felix, yang menjalani musim debut bersama Al-Nassr setelah pindah pada musim panas lalu, mengaku sempat memiliki keraguan saat menerima tawaran bermain di Arab Saudi. Namun, ia merasa menemukan lingkungan yang tepat untuk mengembangkan permainan bersama Ronaldo dan pemain-pemain bintang lainnya.
Menurut Felix, musim ini berjalan sangat sempurna bagi dirinya maupun klub. Ia menilai keberhasilan menjuarai Liga Pro Saudi tidak diraih dengan mudah karena persaingan di kompetisi tersebut jauh lebih berat dibanding anggapan banyak orang.
“Menang bersama Al-Nassr di Arab Saudi bukan hal mudah. Banyak orang di Portugal mungkin tidak tahu itu,” ujar Felix.
Pemain berusia 26 tahun itu juga menilai keberhasilan Al-Nassr menjadi juara membuat penghargaan pemain terbaik liga layak jatuh kepada dirinya atau Ronaldo. Ia menyebut banyak pemain tampil bagus musim ini, tetapi status juara menjadi pembeda utama.
Setelah memastikan gelar domestik, fokus para pemain Al-Nassr kini beralih ke tim nasional masing-masing menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Felix mengatakan dirinya ingin menikmati waktu bersama keluarga lebih dulu sebelum kembali berkumpul bersama tim nasional Portugal.
Ia optimistis Portugal mampu berbicara banyak di Piala Dunia mendatang. Felix menilai Portugal memiliki skuad yang kuat dan peluang besar untuk melangkah jauh apabila mampu menjaga konsistensi sepanjang turnamen.

7 hours ago
2













































