Keluarga Jurnalis Republika Thoudy Badai Gembira Setelah Dipastikan Selamat Usai Diculik Israel

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Keluarga jurnalis Republika, Thoudy Badai Rifanbillah, terharu setelah memastikan putra kebanggannya selamat setelah sempat ditahan otoritas militer Israel saat meliput misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Ibunda Thoudy, Hany Hanifa Humanisa, mengatakan kepastian itu didapat setelah keluarga melakukan telepon video langsung pada Kamis (21/5/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Video call langsung dan kabar dari Thoudy itu Kamis malam sekitar jam 21.30 WIB. Itu benar-benar tidak menyangka. Kita bisa yakin selamat karena langsung ngobrol, dengar suaranya, dan lihat wajahnya melalui layar,” ujarnya di Bandung, Jumat.

Hany menjelaskan Thoudy saat ini berada di Turki dan menggunakan perangkat milik staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Hany menuturkan momen komunikasi berlangsung singkat karena perangkat digunakan bergantian oleh para relawan yang juga menghubungi keluarga masing-masing.

“Tidak banyak cerita, cuma say hello, menanyakan kabar. Katanya juga sedang antre, jadi HP itu dipakai untuk semua relawan yang ingin menghubungi keluarganya. Jadi cuma nanya kabar, ketawa-ketawa, tidak banyak bicara,” ujarnya.

Secara umum, kata Hany, kondisi Thoudy terlihat baik, meski keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terkait kondisi fisik yang sempat menjadi perhatian. “Yang kelihatan sih sehat secara fisik. Cuma ada yang notice kaki Thoudy seperti pincang jalannya, tapi kami tidak ingin berspekulasi,” katanya.

Ia menambahkan keluarga masih menunggu kepastian jadwal kepulangan ke Indonesia karena seluruh proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan di Turki masih berlangsung. Di tengah penantian itu, keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri, yang dinilai bergerak cepat dan responsif dalam memastikan perlindungan serta pemulangan para WNI.

“Ada pihak Kemenlu yang menghubungi saya dan menyampaikan respons positif. Saya mengapresiasi upaya negosiasi yang dilakukan membuahkan hasil. buktinya sekarang kita ketahui semua relawan sudah dibebaskan, walaupun masih transit di Turki,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada berbagai pihak lain, termasuk media dan organisasi yang turut membantu proses tersebut. Kini keluarga berharap Thoudy segera kembali ke tanah air agar dapat berkumpul kembali setelah melewati masa penuh kecemasan dan penantian panjang.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research