Pentagon Gelontorkan Rp17,8 Triliun untuk 300 Ribu Drone Tempur, ini Pihak yang Diuntungkan

1 day ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) berencana menggelar kompetisi bagi perusahaan kecil dan rintisan untuk memilih pemasok sekitar 300.000 drone serang berukuran kecil.

Laporan The Washington Post pada Selasa (2/6/2026) menyebutkan kompetisi yang berlangsung selama 18 bulan itu memperebutkan kontrak pertahanan senilai 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,8 triliun.

Dana tersebut diperkirakan cukup untuk pengadaan ratusan ribu drone serang yang akan digunakan guna memperkuat kemampuan tempur militer AS di masa depan.

Langkah itu menjadi bagian dari perluasan besar-besaran program perang drone Pentagon. Dalam rancangan anggaran pertahanan tahun fiskal mendatang, pemerintah AS mengalokasikan dana hingga 54,6 miliar dolar AS untuk mendukung pengembangan dan operasional unit perang drone.

Pentagon memperkirakan kebutuhan drone kecil akan terus meningkat sehingga pembelian dalam jumlah besar perlu dilakukan setiap tahun.

Menurut laporan tersebut, harga satu unit drone diperkirakan sekitar 5.000 dolar AS. Sistem itu dirancang sebagai perangkat sekali pakai sehingga kehilangan unit di medan tempur dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap anggaran pertahanan.

Sejumlah perusahaan disebut menjadi kandidat kuat dalam kompetisi tersebut, di antaranya perusahaan Inggris Skycutter dan perusahaan teknologi pertahanan AS Neros.

Neros didirikan oleh mantan juara balap drone, Soren Monroe-Anderson, dan saat ini telah bekerja sama dengan Angkatan Darat serta Korps Marinir Amerika Serikat.

Pentagon berencana mempersempit jumlah peserta menjadi tiga hingga lima pemasok utama setelah melalui serangkaian pengujian yang dirancang menyerupai kondisi pertempuran sesungguhnya.

Tahap pertama kompetisi telah digelar pada Februari lalu di Fort Benning, Negara Bagian Georgia. Sebanyak 26 perusahaan diundang untuk mengikuti uji coba tersebut.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research