Pemprov DKI Dorong Sinergi Manajemen dan Serikat Pekerja Demi Layanan Air Minum 100 Persen

20 hours ago 5

Sambungan air perpipaan PAM Jaya di salah satu rumah warga di Condet, Jakarta Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong penguatan sinergi antara manajemen dan serikat pekerja di lingkungan PAM Jaya. Upaya itu dilakukan untuk mendukung target pelayanan air minum perpipaan bagi seluruh warga Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Purnomo, menilai komunikasi yang baik antara perusahaan dan serikat pekerja menjadi modal penting untuk menyatukan visi dalam meningkatkan pelayanan publik. Pasalnya, PAM Jaya memiliki target untuk melayani 100 persen warga Jakarta pada 2029.

"Komunikasi yang baik akan memperkuat kebersamaan dalam menyatukan visi dan misi, yaitu mewujudkan pelayanan air minum 100 persen bagi warga Jakarta," kata dia melalui keterangannya, Ahad (19/7/2026).

Sementara itu, Ketua SP PDAM Jakarta Fachmi Islam mengatakan, serikat pekerja berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis demi mendukung transformasi perusahaan. Menurut dia, hubungan yang baik akan berdampak terhadap produktivitas serta lingkungan kerja yang kondusif.

"Semangat kebersamaan itu juga diwujudkan melalui penggabungan SPAJ ke dalam SP PDAM Jakarta yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada 8 Juli 2026. Kami percaya, semakin solid serikat pekerja, semakin kuat pula dukungan terhadap transformasi PAM JAYA dan target pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta," ujar Fachmi.

Ketua PUK SPDT FSPMI PAM Jaya, Dwy Wisnu Bagus Priyanto, menyatakan pihaknya mendukung program strategis perusahaan, terutama dalam memperluas cakupan layanan air minum perpipaan. Apalagi, perusahaan memiliki target 100 persen cakupan pelayanan air minum bagi warga Jakarta.

"Kemajuan perusahaan juga menjadi bagian dari kesejahteraan seluruh pekerja," kata Wisnu.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research