Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026). Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membentuk satuan tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan penyalurannya berjalan tertib, tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat sebagai tindak lanjut atas banyaknya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di daerah tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pertamina Patra Niaga (PPN) masih menerapkan sistem ganjil-genap di sejumlah SPBU Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk menjaga kelancaran dan ketertiban pengisian BBM subsidi. Kebijakan tersebut tetap dijalankan di tengah kondisi antrean BBM subsidi yang mulai semakin landai di mayoritas SPBU.
PPN bersama Pemerintah Provinsi Sulsel terus melakukan evaluasi terhadap kondisi antrean dan pelayanan BBM subsidi di lapangan. Dari total 45 SPBU yang melayani masyarakat di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen telah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo mengatakan berbagai langkah penanganan antrean terus dioptimalkan bersama pemerintah daerah. Menurut dia, perbaikan kondisi antrean juga terlihat dari semakin singkatnya waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan BBM.
“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat. Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama Pemerintah Daerah agar kondisi pelayanan BBM subsidi terus membaik,” ujar Okky dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, Pertamina mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam. Pertamina juga menambah operator dan jalur pelayanan BBM subsidi di sejumlah SPBU. Selain itu, titik penyaluran ditambah melalui SPBU Modular di Center Point of Indonesia (CPI) sebagai alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan BBM.
Okky menerangkan, berbagai tambahan kapasitas pelayanan tersebut masih terus dipantau untuk memastikan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kondisi di lapangan.
Pertamina dan Pemerintah Daerah juga masih menerapkan sistem ganjil-genap sesuai ketentuan untuk membantu menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan BBM subsidi. Evaluasi terhadap kondisi antrean dilakukan secara berkala untuk melihat kebutuhan di masing-masing SPBU sekaligus menentukan penyesuaian pelayanan yang diperlukan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan upaya perbaikan pelayanan BBM subsidi di Makassar akan terus dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Pertamina juga mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti ketentuan yang berlaku agar penyaluran BBM subsidi tetap berjalan tertib.

2 hours ago
1

















































