Pemkot Medan Catat 270 Siswa Sekolah Rakyat Permanen Siap Ikuti MPLS Perdana

3 hours ago 1

Pemkot Medan catat 270 siswa Sekolah Rakyat Permanen siap ikuti MPLS.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mencatat sebanyak 270 siswa Sekolah Rakyat Permanen siap mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan MPLS gelombang pertama yang digelar serentak secara nasional.

Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menyampaikan bahwa ratusan siswa tersebut berasal dari tiga jenjang pendidikan berbeda. Rinciannya, terdapat 120 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 90 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 60 siswa Sekolah Dasar (SD).

"Sebanyak 270 siswa mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan," ujar Khoiruddin di Medan, Senin (13/7).

Ia menjelaskan, para siswa yang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah ini nantinya akan menerima berbagai program dari kementerian. Proses perkenalan lingkungan sekolah dijadwalkan langsung dimulai pada hari Selasa.

"Besok, mereka akan langsung memulai proses perkenalan lingkungan sekolah," kata Khoiruddin.

Jadwal MPLS Nasional

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul di Jakarta memaparkan bahwa pelaksanaan MPLS dilakukan dalam empat gelombang. Gelombang pertama diikuti oleh 19 Sekolah Rakyat Permanen pada 14 Juli, termasuk yang ada di Kota Medan.

Gelombang kedua akan berlangsung pada 31 Juli dengan melibatkan 63 Sekolah Rakyat Permanen. Selanjutnya, delapan Sekolah Rakyat rintisan di wilayah Jabodetabek dijadwalkan memulai MPLS pada 15 Agustus. Adapun gelombang keempat yang terdiri dari 11 Sekolah Rakyat Permanen akan dilaksanakan pada 31 Agustus.

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh gelombang menggunakan kerangka MPLS yang seragam. Program ini dirancang selama 19 hari pelaksanaan dalam empat fase yang ramah anak.

"MPLS merupakan bagian dari program persiapan yang berlangsung kurang lebih tiga bulan. Setelah MPLS dilanjutkan dengan matrikulasi, kemudian siswa memasuki program pembelajaran reguler dan program keasramaan," ujar Gus Ipul.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research