Mahasiswi UTU Meulaboh Raih Medali Perunggu di Singapura, Ubah Sampah Jadi Sabun

4 hours ago 1

Mahasiswi Aceh Barat raih medali di Singapura, olah sampah jadi sabun.

REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH, – Seorang mahasiswi Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Nur Hazizah, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia meraih Bronze Medal dalam ajang The 4th International Youth Conference (IYC) 2026 yang digelar di Malaysia dan Singapura berkat inovasi mengubah sampah menjadi sabun.

Prestasi ini ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan tersebut melalui sebuah karya ilmiah yang berfokus pada kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menggagas inovasi yang menyulap limbah tak bernilai menjadi produk sanitasi bermanfaat.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih penghargaan ini di tengah persaingan ketat dengan ratusan peserta dari berbagai negara,” ungkap Nur Hazizah dalam keterangan yang diterima di Meulaboh, Senin.

Lahir dari Keprihatinan Lingkungan

Menurut Hazizah, inovasi sabun dari sampah ini lahir dari keprihatinannya terhadap masalah penumpukan sampah yang berdampak buruk pada kesehatan manusia. Ia ingin membuktikan bahwa limbah yang awalnya tidak bernilai bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat luas sekaligus membantu menyelamatkan ekosistem lingkungan.

Konferensi internasional edisi keempat ini diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda), bekerja sama dengan Asia Pacific Student Association serta Electrical & Electronic Engineering Nanyang Technological University. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 150 peserta yang datang dari 10 negara di berbagai belahan dunia.

Dalam presentasinya di hadapan dewan juri, Hazizah memaparkan solusi konkret terkait pengelolaan limbah yang kerap menjadi masalah krusial di pemukiman warga. Formulasi sampah yang diubah menjadi sabun ini dirancang untuk mengurangi volume sampah sekaligus menekan risiko penyakit yang ditimbulkan oleh penumpukan limbah tak terkelola.

Dukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Inovasi yang diusung oleh mahasiswi Kesehatan Masyarakat ini juga dinilai sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan PBB. Secara spesifik, karya ini mendukung pencapaian SDGs poin ke-3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera, poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta poin ke-13 terkait Penanganan Perubahan Iklim demi menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan.

Ditemui usai pengumuman pemenang, Nur Hazizah tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya atas pencapaian di tingkat internasional ini. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih penghargaan ini,” ungkapnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research