Pemkab Karawang Rekonstruksi Jalan Akses Tol Cikampek Rp4,9 Miliar

4 days ago 15

Pemkab Karawang mulai rekonstruksi jalan akses Tol Jakarta-Cikampek.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memulai proyek rekonstruksi Jalan Tarumanegara atau Jalan Interchange Karawang Barat yang merupakan akses utama menuju Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Barat. Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD Karawang.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Dani Firmansyah, menyampaikan bahwa pekerjaan rekonstruksi meliputi galian dan timbunan tanah, lapis fondasi pengerasan, hingga lapis permukaan beton semen. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kondisi jalan yang bergelombang dan kerap menjadi pemicu kecelakaan di ruas jalan tersebut.

"Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dari segmen ke segmen. Metode ini untuk mengurangi dampak terhadap arus lalu lintas dan meminimalkan potensi kemacetan," kata Dani di Karawang, Rabu.

Saat ini, pihaknya juga melakukan pelebaran jalan dengan pengaspalan sementara di bagian bahu jalan. Langkah ini diambil agar kendaraan masih dapat melintas dari dua arah selama proses rekonstruksi berlangsung. Proyek ini menyasar jalan sepanjang 675 meter dengan lebar 5 meter.

Bupati Tinjau Langsung Proyek

Bupati Karawang Aep Syaepuloh pada Rabu siang turun langsung meninjau pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut. Ia ingin memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan kualitas pekerjaan dapat terjaga.

Menurut Bupati, Jalan Tarumanegara sebelumnya mengalami kerusakan dan bergelombang sehingga membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh. Pengerjaan dilakukan pada beberapa segmen dengan memperhatikan kondisi dasar jalan agar hasil rekonstruksi lebih kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

"Rekonstruksi jalan di Karawang Barat ini ada beberapa segmen, dalam penanganannya memang subjek bawahnya kurang baik, nanti subjek bawahnya akan diangkat lalu akan diganti tanah merah," kata Aep Syaepuloh.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan yang aktivitas perjalanannya terganggu selama proses pengerjaan, terutama akibat adanya perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi proyek.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research