Pasok Blok Rem KAI Selama 26 Tahun, Koperasi Batur Jaya Kini Beralih Produksi Blok Rem Komposit

8 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, KLATEN -- Koperasi Industri Pengecoran Logam dan Permesinan Batur Jaya Klaten pernah menjadi pemasok utama blok rem metalik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Koperasi yang berlokasi di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah itu memasok blok rem selama 26 tahun sejak 1989.

Mereka memproduksi blok rem metalik total sebanyak 4.792.697 buah. Jumlah itu terdiri dari blok rem tipe T358 sebanyak 4.757.716 buah, blok rem tipe T364 sebanyak 27.846 buah dan blok rem tipe M 275 sebanyak 7.135 buah.

Koperasi Batur Jaya juga membeli kembali blok rem bekas KAI untuk diolah kembali sebagai bahan baku blok rem. Produknya sudah diuji di laboratorium logam yang terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Produknya sudah mendapat sertifikat SNI dari MDCI Bandung dan sudah diuji di gudang PT KAI dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mencapai 79 persen.

Sayangnya, kerja sama dengan PT KAI berakhir saat Menteri Perhubungan Ignatius Jonan memilih menggunakan blok rem komposit impor, sejak tahun 2016 silam.

Meski para akademisi memaparkan kelebihan blok rem komposit yang lebih awet dan suaranya lebih halus, namun kebijakan itu menjadi pukulan bagi industri cor logam dalam negeri.

Kondisi Koperasi Batur Jaya saat ini dipaparkan oleh Ketua Koperasi Pengecoran Logam dan Permesinan Batur Jaya, Mujiburrahman bersama Manajer Koperasi Batur Jaya Budi Wahyono.

''Memang order blok rem sudah tidak ada lagi sejak PT KAI menggunakan blok rem komposit impor. Tapi sekarang kami sudah bisa memproduksi blok rem komposit,'' kata Mujiburrahman, Selasa (21/7/2026).

Setelah putus kontrak, masih ada perhatian dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Sepuluh personel Koperasi Batur Jaya diberikan pelatihan pembuatan blok rem komposit oleh instruktur B4T Bandung.

Pelatihan digelar bekerja sama dengan PG Rajawali dengan memanfaatkan mesin yang ada di Karangjati, Jawa Barat, pada tahun 2017.

''Kami sudah menjalani pelatihan dan sudah bisa membuat blok rem komposit, bahkan produk kami sudah diuji coba di kereta api jarak dekat dan jarak menengah, semuanya lulus. Yang belum uji coba karak jauh Jakarta-Surabaya,'' kata Mujiburrahman.

Uji coba jarak pendek Cicalengka-Padalarang pada Maret-Mei 2018 dinyatakan lulus, dan uji ncoba jarak menengah dengan kereta Argo Parahiyangan jurusan Jakarta-Bandung pada Februari-April 2019 juga dinyatakan lulus.

''Harapannya, kami diberikan kesempatan untuk mendapatkan perhatian pra pemangku kebijakan untuk menindaklanjuti ujicoba yg telah berhasil, agar bisa kembali memasok blok rem untuk PT KAI jadi tidak perlu impor lagi,'' kata Mujiburrahman.

Dia berharap, ada perhatian pemerintah agar Koperasi Batur Jaya yang beranggota 118 bisa kembali eksis.

''Bila kami bisa kembali memasok blok rem komposit ke PT KAI, maka industri dalam negeri akan kembali bergairah, khususnya koperasi industri Batur Jaya, Untuk itu, kami butuh dukungan pemerintah,'' ujarnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research