REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga produktif melahirkan prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih mahasiswa maupun dosen UBSI sepanjang 2025 hingga 2026. Mulai dari bidang akademik, olahraga, riset, hingga inovasi teknologi.
Rektor UBSI, Prof Dr Ir Mochamad Wahyudi, M.Kom, MM, M.Pd, IPU, ASEAN Eng menyebut, keberhasilan tersebut menjadi bukti ekosistem pendidikan di UBSI mampu mendorong mahasiswa dan dosen berkembang secara kompetitif.
"Prestasi yang diraih mahasiswa dan dosen UBSI menunjukkan semangat unggul, inovatif, dan kolaboratif tumbuh kuat di lingkungan kampus. Kami bangga karena mereka mampu membawa nama UBSI di tingkat nasional hingga internasional," ujar Prof Wahyudi dalam keterangan yang dikutip Kamis (4/6/2026).
Di bidang akademik internasional, lima mahasiswa UBSI lolos Program International Student Mobility 2025 ke University of Northern Philippines, Filipina. Selain itu, mahasiswa Rekayasa Perangkat Lunak, Adam Maulana, terpilih mengikuti program magang internasional di VIBIA Lighting Ltd, Barcelona, Spanyol.
Prestasi internasional lainnya ditorehkan Muhammad Raulfie Al Adzani dari Program Studi Sistem Informasi yang mengikuti internship program di Marseille, Prancis.
Sementara itu, mahasiswa Informatika UBSI, Desiana Nuranudin Putri, sukses meraih penghargaan Best Argumentation Award dalam ajang Garuda Essay Award 2026 bidang Artificial Intelligence. Tidak hanya itu, 22 mahasiswa UBSI juga lolos sebagai Google Student Ambassador 2026 dari puluhan ribu pendaftar di seluruh Indonesia.
Menurut Prof Wahyudi, capaian ini indikator bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing dalam kompetisi global berbasis teknologi dan inovasi. "Kami terus mendorong mahasiswa aktif mengikuti program internasional, kompetisi global, hingga pengembangan teknologi digital agar memiliki pengalaman dan daya saing tinggi," katanya.
Di bidang olahraga, mahasiswa UBSI menorehkan sederet prestasi membanggakan. Mulai dari cabang Kurash, Judo, Pencak Silat, Karate, Taekwondo, hingga Cheerleading. Mahasiswa UBSI bahkan berhasil meraih medali emas dalam ajang SEA Games Thailand 2025 cabang olahraga Judo kelas -55 kilogram. Selain itu, Paduan Suara Mahasiswa UBSI Juara 2 kategori Folklore pada Jakarta International Choral Festival 2025.
Pada bidang inovasi digital, tim mahasiswa UBSI bernama Duo Clingy berhasil meraih Juara 3 Techsoft 2026 Web Competition melalui inovasi aplikasi Donoraja.
Dari kalangan dosen, UBSI mencatat peningkatan capaian riset dan pengabdian masyarakat. Sebanyak 42 dosen memperoleh hibah pengabdian kepada masyarakat dan 14 dosen mendapatkan hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
UBSI juga mencatat keberhasilan dosennya dalam memperoleh pendanaan Program BESTARI Saintek 2026 dari LPDP dan Kemendiktisaintek melalui riset kolaboratif bersama sejumlah perguruan tinggi nasional.
"Kami terus memperkuat budaya riset dan inovasi. Dosen dan mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan masyarakat melalui penelitian yang aplikatif dan berdampak," ujar Prof Wahyudi.
Menurut dia, prestasi yang diraih civitas akademika UBSI merupakan hasil dari kolaborasi, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan kampus terhadap pengembangan talenta mahasiswa maupun dosen. "Keberhasilan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus berkembang dan melahirkan lebih banyak prestasi di masa depan," katanya.

9 hours ago
3












































