Presiden RI Prabowo Subianto, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono menyaksikan penandatanganan kontrak pembelien 12 unit pesawat M-346 F Block 20 produksi Leonardo di Istana Kepresidenan Jakarta.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pabrikan asal Italia, Leonardo dan PT ESystem Solutions Indonesia mengumumkan penandatanganan kontrak untuk menyediakan 12 pesawat M-346 F "Block 20" kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Pesawat tempur ringan multiperan produksi Leonardo tersebut nantinya untuk memenuhi kebutuhan operasional TNI AU.
Kontrak tersebut, yang mengikuti Surat Pernyataan Niat (LOI) yang diumumkan pada Februari 2026, mencakup lokalisasi berbagai kemampuan dukungan, pemeliharaan, perbaikan, dan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia. Pengiriman pesawat diharapkan dimulai pada 2030.
"Program ini akan memberikan kontribusi besar pada rencana modernisasi armada pesawat Kementerian Pertahanan Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi dan kinerja canggih M-346," demikian pengumuman resmi Leonardo dikutip Republika di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Pesawat M-346 F Block 20 akan menyediakan kemampuan tempur multiperan dan memungkinkan pelatihan tingkat lanjut bagi pilot TNI AU. Indonesia akan menjadi pengguna ke-23 dari pesawat M-346. Kontrak tersebut juga memperkenalkan standar “Block 20” baru di Asia, setelah Eropa dan Amerika Utara.
"Pengenalan M-346 F di Indonesia memberikan bukti yang jelas tidak hanya tentang kualitas inheren sistem pesawat tetapi juga tentang kepercayaan negara yang berkelanjutan dan terus berkembang terhadap kemampuan kami di berbagai bidang," kata CEO dan General Manager Leonardo,Lorenzo Mariani.
"Kami di sini untuk tetap tinggal dan memperluas kontribusi dan keterlibatan kami, baik di sektor yang sudah mapan maupun yang baru, untuk memberikan tingkat teknologi yang dibutuhkan negara dalam peta jalan pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan jangka panjangnya," ujar Mariani.

1 hour ago
1
















































