Kembali Beroperasi, 458 Bus Shalawat Siap Antar Jamaah 24 Jam ke Masjidil Haram

1 day ago 8

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH — Layanan bus shalat lima waktu atau Bus Shalawat kembali beroperasi penuh pada Ahad (31/5/2026) untuk mengantar jamaah haji Indonesia dari hotel menuju Masjidil Haram. Bus Shalawat beroperasi 24 jam dan gratis.

Kepala Bidang Layanan Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, menjelaskan bus shalawat beroperasi penuh pada pada Ahad (31/5/2026) mulai pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Awalnya bus shalawat dijadwalkan beroperasi sejak pukul 01.00 WAS, tetapi pemerintah Saudi mengubah jadwal tersebut menjadi pukul 13.00 WAS. Syarif meyakini perubahan jadwal itu sejalan dengan masa puncak haji, ketika banyak jamaah yang selesai Nafar Tsani sehingga mereka baru kembali dari Mina ke hotel.

"Kami berkesimpulan bahwa hal itu (perubahan jadwal bus shalawat) linear sekali dengan masa puncak haji, di mana banyak jamaah haji sedunia ini siangnya baru selesai Nafar Tsani, sehingga waktu itu (ketika bus shalawat tidak beroperasi) digunakan untuk istirahat. Sehingga menurut kami itu masih sangat relevan jika ditunda 12 jam, sehingga jamaah bisa istirahat," ujar Syarif dalam wawancara dengan tim Media Center Haji (MCH).

Dia menjabarkan bahwa bus shalawat beroperasi penuh sebelum masa puncak haji. Terdapat 458 unit bus yang beroperasi di 23 rute dan berjalan 24 jam.

Bus Shalawat juga beroperasi secara gratis, sehingga jamaah haji tidak perlu khawatir untuk menggunakannya saat bermobilitas dari hotel menuju Masjidil Haram, maupun sebaliknya.

"Jamaah yang akan pulang ke Tanah Air maupun yang akan ke Madinah mulai hari ini sudah bisa menggunakan bus shalawat selama 24 jam. Baik mereka yang akan melaksanakan tawaf ifadah, maupun ibadah lainnya di Masjidil Haram setiap harinya,”kata Syarif.

Jamaah haji dapat menaiki bus shalawat di halte terdekat dari hotel. Jamaah dapat menggunakan tiga terminal di sekitaran Masjidil Haram, yakni terminal Syib Amir, terminal Ajyad, dan terminal Jabal Ka'bah.

Pastikan jamaah mengingat lokasi halte dan terminal yang dituju untuk memudahkan perjalanan. Jemaah haji juga dapat mengetahui nama terminal, nomor bus, dan rute tujuan melalui kartu rute yang dibagikan kepada setiap jamaah.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research