Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) memperingatkan dampak bencana kekeringan yang diprediksi bakal berlangsung hingg akhir tahun ini.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) memperingatkan dampak bencana kekeringan yang diprediksi bakal berlangsung hingg akhir tahun ini. Dia menyerukan para relawan PMI agar selalu siaga untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Sekarang ini kekeringan di mana-mana, El Nino, dan itu bisa terjadi sampai akhir tahun ini,” kata JK saat menghadiri acara pelantikan pengurus PMI Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (31/7/2026).
Dia menambahkan, kekeringan dapat menimbulkan dua akibat, yakni berkurangnya pasokan komoditas pertanian dan pasokan air bersih. Menurut JK, PMI turut melaksanakan operasi penanganan dan penanggulangan kekeringan.
“Ada 200 mobil tangki PMI yang harus bergerak ke seluruh Indonesia, khususnya Jawa otomatis, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra. Itulah tempat yang sekarang dilanda krisis ini,” ujar JK.
JK mengatakan, sebagai wilayah yang berada di Cincin Api atau Ring of Fire, Indonesia memang dekat dengan risiko kebencanaan, termasuk gempa bumi dan tsunami. Dalam konteks itu, JK menilai PMI, termasuk para relawannya, harus selalu siaga untuk membantu masyarakat.
“Kesiapsiagaan itu harus bekerja dengan baik. Bagaimana PMI bekerja dengan baik? Yaitu yang pertama bekerjanya relawan, yang bekerja di lapangan. Karena itu harus mempunyai persiapan latihan yang baik. Lebih satu juta relawan PMI yang terlatih,” kata JK.
Dia menambahkan, para relawan PMI pun selalu menjalankan tugas tanpa dibayar. “Karena relawan itu ingin membantu masyarakat, tanpa dibayar atau apa pun,” ucapnya.

4 hours ago
1

















































