Kombes iman Imanuddin beberkan barang bukti kasus diduga penggelapan yang melibatkan Hanania
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Aparat kepolisian telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana umrah. Tersangka diduga melakukan penggelapan dana calon jamaah untuk kepentingan di luar umrah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan dana yang dihimpun dari para calon jamaah itu diduga digunakan untuk kepentingan lain tersangka. Artinya, tidak semua dana itu digunakan untuk keperluan umrah para calon jamaah.
"Hasil dari pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka saat ini, uang yang digunakan, sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jamaah," kata dia saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Iman menambahkan, dana yang dihimpun dari para calon jamaah itu juga digunakan untuk membayar jasa pemengaruh media sosial alias influencer. Pasalnya, selama ini Hanania menggunakan sejumlah jasa influencer untuk memasarkan layanan mereka."Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer, sebagaimana tadi dipertanyakan. ini untuk kepentingan marketing,"kata dia.
Karena itu, polisi disebut akan melakukan pemeriksaan terhadap para influencer yang selama ini mengiklankan Hanania. Hal itu dilakukan untuk memastikan aliran dana dari para calon jamaah umrah.
"Tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para, tadi yang dipertanyakan, para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing dalam hal penawaran beberapa paket umroh yang ditawarkan oleh PT Khazanah Tamma Internasional tersebut atau Hanania Group," kata dia.
Diketahui, dalam laporan yang diterima polisi pada Kamis (22/5/2026), terdapat 128 orang yang menjadi korban penggelapan dana yang dilakukan Hanania. Dari total korban itu, kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp12 miliar.
Meski begitu, polisi baru melakukan pemeriksaan terhadap 38 orang korban Hanania. Dari puluhan korban itu, total kerugian sementara yang berhasil diversifikasi baru sekitar Rp4,2 miliar.

1 day ago
6













































