REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggapan bahwa lemak adalah nutrisi yang harus dihindari ternyata tidak berlaku untuk bayi dan anak usia di bawah dua tahun. Dokter spesialis anak, dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., Sp.A., mengingatkan lemak justru menjadi salah satu komponen penting yang menunjang pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Ian mencontohkan pengalaman yang baru-baru ini ditemuinya dalam praktik. Dua pekan lalu, ia menangani seorang anak perempuan berusia 20 bulan dengan berat badan hanya 8,5 kilogram. Padahal, menurutnya, berat badan ideal anak perempuan pada usia tersebut mendekati 11 kilogram.
"Orang tuanya berpendidikan, tetapi terlalu banyak terpapar informasi dari media sosial. Mereka tidak mau memberikan gula, garam, dan lemak pada MPASI karena menganggap lemak itu jahat," kata Ian dalam acara peluncuran produk Bumboo Fat Oil di Jakarta, Rabu (4/6/2026).
Menurut Ian, kasus seperti itu kini semakin sering ditemui. Banyak orang tua yang berusaha menerapkan pola makan sehat versi orang dewasa kepada anak-anak, padahal kebutuhan nutrisi keduanya berbeda.
Ia menjelaskan, anak membutuhkan makronutrien berupa karbohidrat, protein, dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Lemak bahkan menjadi salah satu nutrisi yang wajib hadir dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI).
"Bagi orang dewasa, gula, garam, dan lemak memang perlu dibatasi. Tetapi untuk anak di bawah dua tahun, terutama lemak, justru sangat penting dan wajib ada dalam MPASI," ujarnya.
Ian menjelaskan, kebutuhan lemak anak usia di bawah dua tahun mencapai sekitar 39 persen dari total kebutuhan kalori harian. Setelah usia dua tahun, kebutuhannya masih cukup tinggi, yakni sekitar 34 persen.
Berdasarkan sumbernya, lemak terbagi menjadi lemak hewani dan lemak nabati. Sementara berdasarkan sifatnya, ada lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Selama ini lemak jenuh sering dicap buruk karena dikaitkan dengan risiko obesitas dan penyakit jantung pada orang dewasa.
Namun, Ian menegaskan bahwa pandangan tersebut tidak bisa diterapkan pada anak usia dini. "Kalau untuk orang dewasa yang sudah kelebihan berat badan memang perlu dibatasi. Tetapi untuk anak yang sedang tumbuh, lemak justru diperlukan sebagai sumber energi dan kalori," katanya.

9 hours ago
2












































