Dasco: Pemberian Kewarganegaraan Ganda untuk Pulangkan Diaspora

4 hours ago 3

Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto bertemu diaspora Indonesia di Belanda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons wacana pemberian kewarganegaraan ganda secara terbatas yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di sidang tahunan MPR-DPD, Jumay (14/8/2026). Menurut Dasco, kebijakan tersebut dapat menjadi ruang bagi diaspora Indonesia yang memiliki potensi untuk kembali berkontribusi bagi Tanah Air.

Dasco mengatakan selama ini pemerintah memang telah meminta DPR memproses persetujuan kewarganegaraan bagi sejumlah orang asing yang memiliki kontribusi di bidang olahraga, seperti sepak bola dan basket.

“Ya, kan selama ini memang kadang-kadang kita juga ada permintaan dari pemerintah untuk memproses persetujuan kewarganegaraan dari misalnya pemain-pemain di bidang olahraga, sepak bola, basket, dan itu kemudian kita proses,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Namun, menurut Dasco, wacana yang disampaikan Prabowo memiliki cakupan yang lebih luas. Dasco mengatakan pemerintah melihat adanya diaspora Indonesia yang berpotensi memberikan tenaga dan pemikiran bagi Indonesia meski telah lama tinggal di luar negeri.

“Nah, tetapi tadi kalau dengar dari pemerintah, bahwa sebenarnya banyak juga diaspora-diaspora yang berpotensi kemudian untuk menyumbangkan tenaga, pikiran ke Indonesia, tetapi kemudian, mungkin karena sudah lama tinggal di luar, tapi kemudian juga pemerintah ingin memfasilitasi kewarganegaraan di sini tanpa melepaskan kewarganegaraan asal,” katanya.

Dasco menegaskan pemberian kewarganegaraan ganda tersebut tidak akan diberlakukan secara umum. Menurutnya, pemerintah akan menerapkan kebijakan secara terbatas dan selektif.

“Nah, sehingga tadi sudah disampaikan bahwa akan dilakukan secara terbatas dan sangat selektif. Demikian,” katanya mengakhiri.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research