REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO - Edukasi menjaga lingkungan sejak dini dikemas secara kreatif oleh Kementerian Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) melalui program pengabdian masyarakat JAGAWANA 5.0 di Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Program tersebut menghadirkan edukasi lingkungan yang menyenangkan bagi anak-anak dan menanamkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sejak usia dini. Pada agenda perdana, JAGAWANA 5.0 mengajak siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mentari mengikuti kegiatan interaktif bertajuk “Kreasi Pot Warna”.
Dalam kegiatan ini, galon plastik bekas disulap menjadi pot tanaman berwarna-warni. Anak-anak tidak hanya diajak berkreasi, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya memilah, menggunakan kembali, dan mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan itu menjadi cara sederhana untuk mengenalkan persoalan sampah kepada anak-anak. Galon plastik sekali pakai yang kerap dijumpai dalam keseharian dapat menjadi persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Terlebih, material plastik membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai secara alami.
Kegiatan semakin istimewa dengan keterlibatan Airlangga Global Engagement (AGE) yang menghadirkan enam mahasiswa dari Universiti Brunei Darussalam. Melalui kolaborasi internasional ini, para mahasiswa Brunei turut terjun langsung mendampingi panitia BEM Unair, membimbing anak-anak, sekaligus berinteraksi dalam kegiatan Kreasi Pot Warna.
Ubah Galon Bekas Jadi Pot Pohon Jambu
Sebagai solusi praktis dan edukatif, BEM Unair bersama mahasiswa Brunei mengajak anak-anak mengolah galon plastik bekas menjadi pot tanaman yang unik dan bernilai guna. Galon bekas terlebih dahulu dibersihkan, dipotong, serta diberi beberapa lubang di bagian bawah sebagai saluran drainase air.
Anak-anak kemudian diajak mengekspresikan imajinasi mereka dengan menghias dan mewarnai galon menggunakan cat warna agar tampil menarik dan lucu. Galon yang telah dihias kemudian diisi media tanam tanah dan digunakan untuk menanam bibit pohon jambu. Pot-pot karya siswa tersebut nantinya akan diletakkan di area sekolah.
Salah satu tenaga pendidik PAUD Mentari, Indah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para mahasiswa yang telaten membimbing anak-anak.
"Alhamdulillah, Bunda sangat senang dan merasa dibantu dengan adanya kegiatan pembuatan pot di PAUD Mentari ini. Nantinya pot tanaman ini bisa dipajang di depan atau samping lapangan sekolah," ujar Indah.
Indah menuturkan, anak-anak di PAUD Mentari memang sangat aktif dan dinamis. Kehadiran mahasiswa dari BEM Unair maupun Universiti Brunei Darussalam terbukti mampu mengarahkan dan menertibkan anak-anak dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh kehangatan.
Melatih Motorik dan Menanamkan Kepedulian Sejak Dini
Manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh staf pengajar lainnya. Pendidik PAUD Mentari, Rumini, menilai bahwa kreasi pot warna ini sangat efektif dalam mengasah kreativitas sekaligus keterampilan motorik anak.
"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk anak-anak karena bisa mengasah kreativitas dan motoriknya saat bermain cat warna. Kadang ada anak yang susah diberi tahu, jadi biarkan saja dia melakukan apa yang disukainya, namun tetap dalam jangkauan dan pengawasan kakak mahasiswa serta ibu guru," tutur Rumini.
Kegiatan pembuatan pot daur ulang ini tidak sekadar menghasilkan benda pakai baru, tetapi juga mengandung nilai edukasi ekologis yang mendalam. Anak-anak diajarkan bahwa sampah tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), melainkan dapat ditransformasi melalui proses sederhana dan kreatif.
Melalui sinergi antara BEM Unair, AGE, Universiti Brunei Darussalam, dan PAUD Mentari, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Kebiasaan sederhana dalam memilah dan mengolah kembali barang bekas diharapkan mampu membentuk karakter anak yang peduli terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

2 hours ago
3











































