JIHS Lakukan Pengabdian Masyarakat dengan Menghadirkan Pelatihan Kewirausahaan

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politeknik Jakarta Internasional (JIHS) menegaskan komitmennya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang inovatif dan berdampak sosial langsung.

Bermitra dengan PKBM Teladan Ciracas Paket C, Jakarta Timur, tim dosen dan mahasiswa JIHS menyelenggarakan pelatihan sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa teladan PKBM Teladan Ciracas Paket C, Selasa, 11 Agustus 2026.

Berlokasi di gedung sekolah PKBM Teladan Ciracas Paket C, Jalan Madrasah Nomor 53A, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, kegiatan ini diikuti 40 siswa sebagai target peserta utama.

Industri makanan dan minuman, khususnya segmen minuman kreatif non-alkohol, dipilih untuk program pelatihan karena perkembangannya yang sangat pesat serta membuka peluang usaha baru yang luas bagi generasi muda.

Produk mocktail yang memadukan buah-buahan, rempah, dan bahan alami memiliki nilai estetika tinggi, mudah dipelajari, serta membutuhkan modal awal yang relatif terjangkau bagi pemula.

Sesi diawali seminar 'Membangun Jiwa Kewirausahaan' oleh Dr. Hugo Aries Suprapto, M.Pd yang membedah analisis peluang pasar dan pembentukan mentalitas wirausaha bagi Generasi Z.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana PKM sekaligus dosen JIHS, Rochiyat Setiawan menyampaikan materi ‘Pembuatan Curriculum Vitae’ dan teknik wawancara kerja untuk menyiapkan kesiapan vokasi peserta.

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan demonstrasi dan praktik hands-on meracik dua varian minuman unggulan, yaitu 'Golden Citrus Glow' berbasis sari jeruk dan lemon kaya vitamin C dan 'Nusantara Herbal Spark' yang memanfaatkan komodifikasi rempah lokal seperti sereh dan jahe yang dipandu mahasiswa Perhotelan JIHS.

Pelatihan diakhiri dengan edukasi strategi pemasaran digital, teknik pengemasan pouch yang menarik, dan penetapan harga jual.

Ketua Pelaksana PKM JIHS, Taufik Hidayat mengatakan kewirausahaan di era kontemporer bukan sekadar menjual produk, melainkan kemampuan mendesain nilai tambah dari bahan dasar yang terjangkau menjadi komoditas berdaya saing tinggi.

‘’Lewat pelatihan kewirausahaan, kami membekali siswa PKBM keterampilan formal juga nonformal dengan meracik minuman, tetapi juga cara mengartikulasikan nilai diri dan potensi wirausaha mereka secara profesional,” ujarnya dikutip Senin (24/8/2026).

JIHS merupakan perguruan tinggi vokasi yang berkomitmen mencetak lulusan profesional berdaya saing global di bidang pariwisata, perhotelan, komunikasi, dan bisnis digital.

Melalui pengabdian kepada masyarakat, JIHS menjembatani kepakaran akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Pengabdian ini dirancang untuk merespons tantangan nyata yang dihadapi peserta didik non-formal di era persaingan global, di mana keterampilan hidup dan kemampuan berwirausaha menjadi modal krusial untuk mencapai kemandirian ekonomi.

Kepala Sekolah PKBM Teladan Ciracas, Jakarta Timur, Martini mengatakan pihaknya berkomitmen membekali siswa dengan keterampilan terapan sehingga diperlukan intervensi edukatif yang praktis dan menyenangkan.

Keberhasilan dan keberlanjutan pengabdian masyarakat ini turut didukung sinergi lintas sektor dengan mitra sponsor, antara lain PT Pesona Inti Rasa (GulaVit), Ayam Crispi Kremes, dan Discovery Hotel & Resort (DHR).

Kolaborasi perguruan tinggi, sekolah, dan industri F&B ini mampu menciptakan ruang belajar transformatif bagi generasi muda.

Melalui pengalaman belajar langsung ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan berani mengambil peluang usaha di masa depan.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research