Ahli Jantung Ungkap 3 Makanan Jadi Rahasia Umur Panjang

4 hours ago 2
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Ahli bedah jantung sekaligus pakar kesehatan usus Steven Gundry mengungkap makanan fermentasi menjadi salah satu rahasia yang rutin ia konsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh dan memperpanjang usia.

Gundry mengatakan, banyak orang bertanya soal suplemen yang ia konsumsi setiap hari. Namun, ia justru menilai kebiasaan makan makanan fermentasi jauh lebih penting dibanding bergantung pada suplemen.

"Makanan fermentasi membantu mendukung triliunan mikroba di usus yang memengaruhi pencernaan, sistem imun, metabolisme, dan peradangan," ujar Gundry dikutip dari CNBC Make It, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, kesehatan usus memiliki kaitan erat dengan proses penuaan tubuh. Oleh sebab itu, menjaga keseimbangan mikrobioma usus dinilai penting untuk mendukung kesehatan jangka panjang:

1. Kimchi 

Dari berbagai jenis makanan fermentasi, Gundry menyebut sayuran fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut sebagai pilihan terbaik yang bisa dikonsumsi setiap hari.

"Jika harus memilih satu makanan fermentasi paling kuat, saya akan memilih sayuran fermentasi, terutama sauerkraut dan kimchi," katanya.

Ia bilang, makanan tersebut mengandung bakteri baik serta hasil fermentasi yang membantu menjaga lapisan usus dan sistem kekebalan tubuh.

Ia menyarankan memilih produk mentah atau unpasteurized yang biasanya dijual di lemari pendingin. Namun, produk kemasan biasa dalam botol atau kaleng juga tetap dapat memberikan manfaat.

2. Kopi dan Teh 

Gundry juga mengatakan, banyak orang tidak sadar bahwa kopi dan teh termasuk produk yang melalui proses fermentasi.

Proses fermentasi disebut membantu mengurangi rasa pahit dan meningkatkan kandungan polifenol, senyawa yang disukai bakteri baik di usus.

Ia menyarankan memilih kopi light roast karena memiliki kandungan polifenol lebih tinggi.

Selain itu, Gundry tak merekomendasikan untuk menambahkan susu sapi ke kopi atau teh karena dinilai dapat mengurangi manfaat polifenol. Sebagai alternatif, ia lebih memilih susu nabati seperti walnut milk atau hazelnut milk.

3. Kombucha hingga Kefir

Selain kimchi, Gundry juga rutin mengonsumsi kombucha, yogurt, dan kefir.

Namun ia mengingatkan masyarakat tetap memperhatikan kandungan gula pada kombucha karena banyak produk di pasaran menyerupai minuman soda.

"Pilih yang gulanya rendah, di bawah lima gram," ujarnya.

Untuk yogurt, Gundry lebih memilih yogurt kambing atau domba tanpa tambahan gula dibanding yogurt sapi biasa.

Sementara kefir disebutnya sebagai versi yang lebih kuat dibanding yogurt karena mengandung lebih banyak bakteri baik, ragi, dan asam organik yang mendukung kesehatan usus.

Meski begitu, Gundry menegaskan masyarakat tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan perubahan besar dalam pola makan.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research