Tetesan Darah ASN Kemenag untuk Korban Bencana Sumatera

1 day ago 3

Ilustrasi donor darah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah Anda membayangkan bahwa di dalam aliran darah Anda tersimpan kekuatan untuk menyambung nyawa seseorang yang bahkan tidak pernah Anda temui?

Di tengah keriuhan perayaan ulang tahun sebuah institusi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama memilih cara yang paling sunyi namun paling bermakna untuk bersyukur: menyingsingkan lengan baju dan membiarkan jarum PMI bekerja. Aksi donor darah ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan sebuah pesan cinta dari Jakarta yang dikirimkan untuk para penyintas bencana di pelosok negeri yang sedang berjuang di antara hidup dan mati.

Kegiatan kemanusiaan ini digelar sebagai rangkaian utama peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Hari Amal Bakti sendiri merupakan hari jadi Kementerian Agama RI yang diperingati setiap tanggal 3 Januari untuk mengenang berdirinya institusi ini pada tahun 1946.

Lebih dari sekadar perayaan hari lahir, HAB adalah momentum bagi seluruh keluarga besar Kemenag untuk merefleksikan kembali semangat pengabdian dan pelayanan kepada seluruh umat beragama di Indonesia.

Peringatan HAB ke-80 ini mengusung napas transformasi dan kepedulian yang mendalam. Melalui HAB, Kemenag ingin menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pengatur urusan birokrasi keagamaan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi-aksi sosial yang merekatkan nilai-nilai kemanusiaan tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Halimatul Udhma, mengungkapkan bahwa antusiasme pendonor terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. "Sebetulnya gerakan ini setiap tahun sudah kami lakukan bekerja sama dengan PMI. Semua berjalan dengan baik dan setiap tahun targetnya terus meningkat," ujar Helmi dengan penuh syukur.

Jika pada tahun lalu DWP Kemenag berhasil mengumpulkan 200 kantong darah, tahun ini target dipatok lebih tinggi, yakni mencapai 250 hingga 300 kantong. Helmi optimis target tersebut dapat tercapai mengingat tingginya kepedulian keluarga besar Kementerian Agama yang aktif berdonor sebagai bagian dari program rutin tahunan mereka.

Kegiatan donor darah kali ini secara khusus mengusung tema kepedulian terhadap penyintas bencana. Mengingat sejumlah wilayah di Indonesia yang baru saja dilanda ujian bencana alam, setetes darah yang disumbangkan menjadi bantuan yang sangat krusial bagi para korban yang membutuhkan tindakan medis mendesak.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research