Satgas Damai Cartenz Ungkap Peran KKB Meno Kogoya di Yahukimo

2 hours ago 1

Satgas Operasi Damai Cartenz ungkap peran KKB Meno Kogoya di Yahukimo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengungkap peran Meno Kogoya, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang ditangkap di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Brigjen Pol Faizal Rahmadani menyatakan pada Senin bahwa Meno Kogoya terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan bersenjata.

Menurut Brigjen Pol Faizal Rahmadani, Meno Kogoya yang ditangkap pada tanggal 26 Februari lalu terbukti terlibat dalam beberapa insiden kekerasan. Insiden tersebut meliputi pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025, penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, dan penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari lalu.

Selain Meno Kogoya, pihak kepolisian juga telah mengidentifikasi tiga pelaku lainnya. Salah satunya adalah Kotor Payage alias Kotoran Giban, yang saat ini penanganannya dilakukan di Polda Papua. Kotor Payage diduga terlibat dalam penembakan mobil Strada putih pada bulan Maret 2024, penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta beberapa insiden lainnya termasuk penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari dan penembakan truk box di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari.

Anggota lain yang terlibat adalah Enage Heluka, yang diduga berperan dalam pengambilan video pernyataan pasca penembakan pada 12 Februari, dan Homi Heluka yang terlibat dalam pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik tahun 2023, pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024, serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari.

Brigjen Pol Faizal menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap setiap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Papua.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research